Rabu, 22 Jul 2026 04:52 WIB

Pelatihan Jurnalistik Probolinggo Jawab Krisis Digital

Peserta pelatihan jurnalistik berfoto bersama usai kegiatan peningkatan literasi digital yang digelar di Aula Hayam Wuruk Bangkesbangpol Kota Probolinggo, Selasa (28/4/2026). (Foto: Ainul Yakin for jatimnow.com)
Peserta pelatihan jurnalistik berfoto bersama usai kegiatan peningkatan literasi digital yang digelar di Aula Hayam Wuruk Bangkesbangpol Kota Probolinggo, Selasa (28/4/2026). (Foto: Ainul Yakin for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelatihan jurnalistik digelar di Aula Hayam Wuruk Bangkesbangpol, Selasa (28/4/2026), sebagai respons atas krisis digital yang mulai terasa di kalangan generasi muda.

Kegiatan hasil kolaborasi jurnalis dan Pemerintah Kota Probolinggo melalui Berdampak.Net itu mendorong masyarakat lebih kritis menghadapi arus informasi.

Baca Juga: DPRD Kota Probolinggo Desak Terbitnya Perwali Untuk Perjelas Status Modin

Peserta datang dari beragam latar, mulai aparatur pemerintah, akademisi, mahasiswa hingga masyarakat umum. Mereka mengikuti sesi demi sesi dengan antusias, mempelajari cara memilah informasi hingga teknik produksi konten.

Pemerintah Kota Probolinggo melihat media sebagai garda penting dalam menjaga kualitas informasi publik. Pj Sekda Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo, yang mewakili Wali Kota, menyampaikan bahwa peran media tidak bisa dilepaskan dari pembangunan daerah.

“Media punya posisi strategis untuk menjaga arus informasi tetap sehat di tengah perkembangan digital yang sangat cepat,” ujarnya.

Pelatihan menghadirkan Kepala Redaktur Jatimnow, Ali Masduki, dan fotografer Sahabat Lensa, Rahmad Hidayat. Keduanya membekali peserta dengan pemahaman praktis tentang jurnalistik dan literasi visual.

Baca Juga: Harliantara: Hak untuk Dilupakan Tak Boleh Kebiri Kemerdekaan Pers

Ali Masduki menilai persoalan digital bukan semata soal teknologi, melainkan juga cara masyarakat menggunakannya.

“Krisis digital muncul karena literasi dan kesadaran bermedia masih rendah. Kemampuan memilah informasi jadi kunci agar tidak mudah terpengaruh konten negatif,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, peserta didorong tidak hanya menjadi pembaca, tetapi juga pembuat konten yang akurat dan bertanggung jawab. Peran itu dinilai penting untuk menekan penyebaran hoaks sekaligus memperkuat informasi kredibel di tengah masyarakat.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Toko Ban dan Pracangan di Jalur Pantura Paiton Probolinggo

Kolaborasi antara pemerintah, media, dan warga diharapkan terus berlanjut agar literasi digital semakin kuat dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan Kota Probolinggo.

Reporter: Ide Farid Nasution

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.