Sabtu, 06 Jun 2026 15:41 WIB

Pelatihan Jurnalistik Probolinggo Jawab Krisis Digital

Peserta pelatihan jurnalistik berfoto bersama usai kegiatan peningkatan literasi digital yang digelar di Aula Hayam Wuruk Bangkesbangpol Kota Probolinggo, Selasa (28/4/2026). (Foto: Ainul Yakin for jatimnow.com)
Peserta pelatihan jurnalistik berfoto bersama usai kegiatan peningkatan literasi digital yang digelar di Aula Hayam Wuruk Bangkesbangpol Kota Probolinggo, Selasa (28/4/2026). (Foto: Ainul Yakin for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelatihan jurnalistik digelar di Aula Hayam Wuruk Bangkesbangpol, Selasa (28/4/2026), sebagai respons atas krisis digital yang mulai terasa di kalangan generasi muda.

Kegiatan hasil kolaborasi jurnalis dan Pemerintah Kota Probolinggo melalui Berdampak.Net itu mendorong masyarakat lebih kritis menghadapi arus informasi.

Baca Juga: Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Peserta datang dari beragam latar, mulai aparatur pemerintah, akademisi, mahasiswa hingga masyarakat umum. Mereka mengikuti sesi demi sesi dengan antusias, mempelajari cara memilah informasi hingga teknik produksi konten.

Pemerintah Kota Probolinggo melihat media sebagai garda penting dalam menjaga kualitas informasi publik. Pj Sekda Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo, yang mewakili Wali Kota, menyampaikan bahwa peran media tidak bisa dilepaskan dari pembangunan daerah.

“Media punya posisi strategis untuk menjaga arus informasi tetap sehat di tengah perkembangan digital yang sangat cepat,” ujarnya.

Pelatihan menghadirkan Kepala Redaktur Jatimnow, Ali Masduki, dan fotografer Sahabat Lensa, Rahmad Hidayat. Keduanya membekali peserta dengan pemahaman praktis tentang jurnalistik dan literasi visual.

Baca Juga: Razia Dadakan Tengah Malam di Rutan Kraksaan, Petugas Sita Benda Ini

Ali Masduki menilai persoalan digital bukan semata soal teknologi, melainkan juga cara masyarakat menggunakannya.

“Krisis digital muncul karena literasi dan kesadaran bermedia masih rendah. Kemampuan memilah informasi jadi kunci agar tidak mudah terpengaruh konten negatif,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, peserta didorong tidak hanya menjadi pembaca, tetapi juga pembuat konten yang akurat dan bertanggung jawab. Peran itu dinilai penting untuk menekan penyebaran hoaks sekaligus memperkuat informasi kredibel di tengah masyarakat.

Baca Juga: Inilah Bagong, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Probolinggo

Kolaborasi antara pemerintah, media, dan warga diharapkan terus berlanjut agar literasi digital semakin kuat dan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan Kota Probolinggo.

Reporter: Ide Farid Nasution

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.