Pendakian Semeru Dibuka Hingga Ranu Kumbolo, Berikut Penjelasannya
- Penulis : Avirista Midaada
- | Kamis, 23 Apr 2026 15:24 WIB
jatimnow.com - Akses pendakian ke Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang kembali dibuka. Pembukaan pendakian itu setelah sebelumnya ditutup sejak 19 November 2025 lalu yang disebut karena kendala cuaca buruk.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, pembukaan pendakian Gunung Semeru itu seiring mulai kondusifnya cuaca di kawasan tersebut. Pembukaan ini diputuskan melalui Surat Edaran (SE) Nomor : PG.6/T.8/TU/KSA.04.01/B/04/2026, yang dikeluarkan pihaknya selaku pengelola kawasan TNBTS.
Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar
"Berdasarkan hasil rapat koordinasi multi pihak mengenai pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru, memperhatikan hal tersebut maka aktivitas pendakian Gunung Semeru di buka kembali mulai tanggal 24 April 2026 dengan batas akhir pendakian sampai Ranu Kumbolo," kata Rudijanta Tjahja Nugraha, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4/2026).
Pembukaan pendakian yang hanya dibatasi hingga Ranu Kumbolo itu disebabkan aktivitas Semeru yang masih fluktuatif, dan berada di level III atau siaga.
Bahkan pada Kamis siang (24/4/2026) sekitar pukul 12.40 WIB, Gunung Semeru kembali erupsi dan menimbulkan banjir lahar dingin.
"Batas akhir pendakian sampai Ranu Kumbolo, karena aktivitas Semeru masih fluktuatif. Kuota pendakian 200 orang per hari dengan durasi 2 hari 1 malam," ucapnya.
Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi
Rudijanta mengingatkan pendaki yang sempat melakukan registrasi pendakian pada rentang waktu 19 November 2025 sampai 18 Desember 2025, untuk melakukan penjadwalan ulang atau reschedule pendaftaran.
"Untuk pendaki yang sudah melakukan pemesanan secara online pada tanggal 19 November s/d 18 Desember 2025 dapat melakukan reschedule/penjadwalan ulang melalui tautan: https://bit.ly/reschedule-semeru-2026," tuturnya.
Rudi menambahkan, selama rentang waktu antara 19 November 2025 hingga 18 Desember 2025 terdapat sebanyak 4.810 pendaki yang melakukan registrasi pendaftaran, tapi batal masuk ke kawasan Gunung Semeru karena adanya penutupan kawasan.
Baca Juga: Terperosok Jurang 375 Meter, Pendaki Semeru Dievakuasi dengan Slope Rescue
"Pendaki yang sudah mendaftar pada rentang waktu tersebut (19 November 2025 - 18 Desember 2025) mencapai 4.810 orang, 10 WNA (Warga Negara Asing), sisanya WNI, kalau dirata-rata sekitar 160 orang per hari," terangnya.
Menurutnya, pendaki yang akan masuk ke Gunung Semeru wajib melakukan pembelian tiket dan dibayarkan secara online melalui https://bromotenggersemeru.id/ maksimal H-2 sebelum hari pendakian.
"Kami juga mewajibkan para pendaki mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendakian Gunung Semeru Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang telah diperbarui," pungkasnya.
Editor : Ni'am KurniawanURL : https://jatimnow.id/baca-83978-pendakian-semeru-dibuka-hingga-ranu-kumbolo-berikut-penjelasannya