Jumat, 24 Jul 2026 21:47 WIB

Hendak ke Kamar Mandi, Warga Gresik Tewas Terperosok Sumur

Proses evakuasi jenazah korban dari dalam sumur. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Proses evakuasi jenazah korban dari dalam sumur. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Nasib nahas menimpa Farikhatun (50), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Wanita paruh baya tersebut ditemukan tewas usai terperosok ke dalam sumur sempit di area rumahnya pada Selasa (21/4/2026) dini hari.

Insiden tragis ini pertama kali disadari oleh ibu korban yang mendengar suara patahan kayu dari arah sumur saat korban hendak ke kamar mandi.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Merespons laporan kedaruratan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik, regu penyelamat dari Kantor SAR Surabaya langsung diterjunkan ke lokasi kejadian pada pukul 01.30 WIB untuk melakukan evakuasi.

Komandan Tim Rescue Kantor SAR Surabaya, Gani Wiratama, mengungkapkan bahwa proses penyelamatan berjalan cukup menantang lantaran kondisi sumur yang sempit dan dalam.

“Saat kami melakukan asesmen, korban sudah tenggelam dan tidak terlihat dari bibir sumur. Kedalaman air dari permukaan hingga ke dasar sumur saja mencapai sekitar lima meter,” jelas Gani, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Setelah berkoordinasi dan mendapat persetujuan keluarga, tim SAR memutuskan menggunakan metode pengait untuk menarik tubuh korban ke permukaan air. Metode ini dinilai paling efektif sebelum rescuer turun langsung.

“Alhamdulillah, saat pengait dimasukkan, tangan kiri dan kaki korban berhasil terkait sehingga tubuhnya terangkat ke permukaan. Setelah itu, personel kami dengan alat bantu pernapasan masuk ke dalam sumur sedalam kurang lebih 10 meter untuk mengikatkan tali ke tubuh korban agar bisa ditarik ke atas (lifting system),” imbuh Gani.

Lebih lanjut, Gani membeberkan bahwa sempitnya medan menjadi kendala utama. Diameter sumur yang hanya sekitar 1 meter membuat ruang gerak rescuer yang menggunakan tabung oksigen menjadi sangat terbatas.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Proses evakuasi yang menegangkan tersebut memakan waktu hingga 1 jam 45 menit. Setelah berhasil diangkat, korban yang sudah dalam kondisi meninggal dunia langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

Selain tim dari Kantor SAR Surabaya, evakuasi ini juga didukung penuh oleh personel BPBD Kabupaten Gresik, Damkar Gresik, Polsek Dukun, serta bantuan dari warga sekitar yang bahu-membahu di lokasi kejadian.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.