Selasa, 09 Jun 2026 19:58 WIB

Hendak ke Kamar Mandi, Warga Gresik Tewas Terperosok Sumur

Proses evakuasi jenazah korban dari dalam sumur. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Proses evakuasi jenazah korban dari dalam sumur. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Nasib nahas menimpa Farikhatun (50), warga Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Wanita paruh baya tersebut ditemukan tewas usai terperosok ke dalam sumur sempit di area rumahnya pada Selasa (21/4/2026) dini hari.

Insiden tragis ini pertama kali disadari oleh ibu korban yang mendengar suara patahan kayu dari arah sumur saat korban hendak ke kamar mandi.

Baca Juga: Pendaki 18 Tahun Terperosok ke Jurang Semeru Sedalam 300 Meter

Merespons laporan kedaruratan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik, regu penyelamat dari Kantor SAR Surabaya langsung diterjunkan ke lokasi kejadian pada pukul 01.30 WIB untuk melakukan evakuasi.

Komandan Tim Rescue Kantor SAR Surabaya, Gani Wiratama, mengungkapkan bahwa proses penyelamatan berjalan cukup menantang lantaran kondisi sumur yang sempit dan dalam.

“Saat kami melakukan asesmen, korban sudah tenggelam dan tidak terlihat dari bibir sumur. Kedalaman air dari permukaan hingga ke dasar sumur saja mencapai sekitar lima meter,” jelas Gani, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Setelah berkoordinasi dan mendapat persetujuan keluarga, tim SAR memutuskan menggunakan metode pengait untuk menarik tubuh korban ke permukaan air. Metode ini dinilai paling efektif sebelum rescuer turun langsung.

“Alhamdulillah, saat pengait dimasukkan, tangan kiri dan kaki korban berhasil terkait sehingga tubuhnya terangkat ke permukaan. Setelah itu, personel kami dengan alat bantu pernapasan masuk ke dalam sumur sedalam kurang lebih 10 meter untuk mengikatkan tali ke tubuh korban agar bisa ditarik ke atas (lifting system),” imbuh Gani.

Lebih lanjut, Gani membeberkan bahwa sempitnya medan menjadi kendala utama. Diameter sumur yang hanya sekitar 1 meter membuat ruang gerak rescuer yang menggunakan tabung oksigen menjadi sangat terbatas.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Proses evakuasi yang menegangkan tersebut memakan waktu hingga 1 jam 45 menit. Setelah berhasil diangkat, korban yang sudah dalam kondisi meninggal dunia langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

Selain tim dari Kantor SAR Surabaya, evakuasi ini juga didukung penuh oleh personel BPBD Kabupaten Gresik, Damkar Gresik, Polsek Dukun, serta bantuan dari warga sekitar yang bahu-membahu di lokasi kejadian.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.