Libas Popsivo 3-0, Megawati Cs Tantang Phonska Plus di Grand Final Proliga 2026
- Penulis : Sahlul Fahmi
- | Sabtu, 18 Apr 2026 11:30 WIB
jatimnow.com – Babak grand final voli putri Proliga 2026 dipastikan bakal menyajikan duel pamungkas yang sangat dinantikan. Jakarta Pertamina Enduro (JPE) sukses menyegel tiket ke partai puncak untuk menantang Gresik Phonska Pupuk Indonesia (GPPI). Laga krusial perebutan tahta juara ini dijadwalkan bergulir di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada 24-26 April 2026 mendatang.
Kepastian tersebut didapat setelah kedua raksasa voli putri ini memetik kemenangan meyakinkan pada laga penutup seri Final Four di GOR Jatidiri, Semarang, Jumat (17/4/2026) malam.
Baca Juga: Phonska Plus Pupuk Indonesia Melaju ke Babak Grand Final Proliga 2026
GPPI lebih dulu memastikan diri melangkah ke final usai membungkam perlawanan sengit Jakarta Electric PLN dengan skor 3-1 (25-18, 25-21, 18-25, 25-19). Tak berselang lama, JPE menyusul dengan penampilan luar biasa, melumat Jakarta Popsivo Polwan tiga set langsung tanpa ampun, 3-0 (25-16, 25-14, 25-16).
Kemenangan JPE atas Popsivo menjadi bukti kesiapan mental dan kedalaman skuad asuhan Bullent Karsioglu. Sang pelatih asal Turki itu langsung menurunkan dream team miliknya sejak set pertama, mengandalkan daya gedor Megawati Hangestri, Wilma Salas, Irina Voronkova, Rissa Mega, dan Nurlaili, dengan motor serangan Tisya Amallya.
JPE langsung tancap gas. Meski Popsivo yang dikomandoi Amalia Fajrina beserta legiun asing Yonkaira Pena dan Malwina Smarzek sempat mendekat di angka 14-12 pada set pertama, time-out cerdik dari Karsioglu berhasil mengembalikan ritme. JPE menutup set pertama 25-16 lewat servis ace Rissa Mega.
Dominasi berlanjut di set kedua dan ketiga. Megawati berulang kali menjadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan melalui spike kerasnya. Ditambah lagi, tembok pertahanan rapat yang digalang Shindy Saskia membuat duet maut Popsivo (Yonkaira-Malwina) mati kutu. JPE menutup set kedua (25-14) dan mengakhiri perlawanan di set ketiga (25-16).
Baca Juga: Jakarta Pertamina Enduro Jaga Kekompakan Demi Taklukkan Proliga Seri Malang
Seusai laga, Pelatih JPE Bullent Karsioglu mengapresiasi kerja keras anak asuhnya meski ia menyoroti faktor cuaca di GOR Jatidiri yang cukup menguras fisik.
"Permainan sedikit melambat karena pemain banyak berkeringat. Cuacanya sangat panas, mencapai 30 derajat selsius," kata Bullent.
Ia berharap di laga grand final di Yogyakarta, cuaca bisa lebih bersahabat. "Sehingga kita bisa menyusun strategi yang berbeda dengan di Semarang," ungkap Bullent.
Baca Juga: Gresik Phonska Plus Sapu Bersih Dua Laga Kandang di Proliga 2026
Sementara itu, pelatih Popsivo, Darko Dobreskov mengaku sulit memahami penampilan anak asuhnya pada laga versus JPE. "Ini penampilan yang tidak seperti biasanya. Para pemain tampil sangat buruk," paparnya usai laga.
Padahal, kata dia, selama ini pihaknya dan manajemen tidak pernah memberi tekanan kepada para pemain. "Apa kita perlu memberi tekanan kepada pemain dengan kondisi seperti hari ini?" tambahnya.
Editor : Dadang Kurnia