Rabu, 22 Jul 2026 07:34 WIB

Balita di Kediri Tewas, Diduga Jadi Korban Kekerasan Keluarga

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 16 Apr 2026 12:45 WIB
Rumah korban dipasang garis polisi. (Foto: Yanuar/jatimnow.com)
Rumah korban dipasang garis polisi. (Foto: Yanuar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang balita di Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota Kediri ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Balita berinisial NIZ tewas di rumahnya dengan tubuh penuh luka lebam. Korban diduga kuat menjadi sasaran kekerasan fisik yang dilakukan oleh anggota keluarganya sendiri. Polisi membawa jenazah korban untuk dilakukan autopsi. Mereka juga memeriksa sejumlah saksi dalam peristiwa ini.

Peristiwa ini pertama kali terungkap saat kakak tiri korban menemukan NIZ dalam kondisi terbujur kaku di salah satu ruangan rumah, Rabu (15/4/2026) malam. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada tetangga sekitar. Setelah dilakukan pengecekan, warga memastikan bahwa balita malang tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

Ketua RW setempat, Baharudin Yusuf, mengonfirmasi adanya laporan warga terkait dugaan penganiayaan tersebut. Menurutnya, pada tubuh korban ditemukan sejumlah bekas luka fisik yang mencurigakan.

"Pada bagian bawah pelipis mata serta bagian perut korban terdapat luka memar. Saat ditemukan, korban hanya bersama neneknya, sementara ayah tiri dan ibunya sedang bekerja," ujar Baharudin.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

Tak hanya NIZ, warga sekitar juga menduga kedua kakak korban sering mengalami perlakuan serupa. Saat kejadian, warga mendapati sekujur tubuh kedua kakak korban dipenuhi luka serta bekas sundutan rokok.

Pihak kepolisian bergerak cepat menanggapi kejadian ini. Untuk kepentingan penyelidikan dan mengungkap motif di balik aksi keji tersebut, polisi telah mengamankan tiga orang anggota keluarga korban untuk dimintai keterangan. Mereka adalah Wito (ayah tiri), Hariyani (ibu kandung), dan Sumilah (nenek korban).

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Hingga saat ini, jenazah NIZ telah dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk menjalani proses visum dan otopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. Kasus ini kini tengah ditangani secara intensif oleh pihak kepolisian Kediri.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.