RPH Halal Jawa Timur Disiapkan, Jaminan Produk Halal Menguat
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Rabu, 15 Apr 2026 17:11 WIB
jatimnow.com - Rencana pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) halal tingkat provinsi di Jawa Timur mulai mendapat dukungan luas. Inisiatif yang digagas PT Jatim Graha Utama (JGU) tersebut dinilai dapat memperkuat jaminan produk halal, menjaga kualitas daging, sekaligus menstabilkan harga di pasar.
Dukungan datang dari anggota DPD RI, Lia Istifhama. Ia melihat keberadaan RPH halal di level provinsi menjadi kebutuhan mendesak, seiring tingginya konsumsi daging dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal.
Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029
“Jaminan produk halal harus dijaga dari hulu sampai hilir, termasuk proses penyembelihan. Mayoritas masyarakat Jawa Timur adalah muslim, sehingga membutuhkan kepastian terhadap produk yang dikonsumsi,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Saat ini, fasilitas RPH bersertifikat halal masih didominasi pengelolaan kabupaten/kota maupun swasta.
Kehadiran RPH provinsi diharapkan mampu menjangkau wilayah yang belum terlayani sekaligus menjadi standar baru dalam pengelolaan pemotongan hewan.
Direktur JGU, Firman Dwi Kriatmojo, menyebut langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Timur untuk memperkuat ekosistem industri halal.
RPH yang dirancang tidak hanya memenuhi standar syariah, tetapi juga higienitas dan efisiensi distribusi.
Jawa Timur memiliki peran strategis dalam rantai pasok daging nasional. Produksi daging sapi tercatat menembus lebih dari 100 ribu ton pada 2021 dan 2022. Meski sempat terkoreksi, provinsi tersebut tetap menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan nasional.
Baca Juga: Ajinomoto Fasilitasi Sertifikasi Halal 500 UMKM Jabar dan Jatim
Di sektor unggas, kontribusi Jawa Timur bahkan lebih dominan. Bersama Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten, wilayah ini menyumbang lebih dari 60 persen produksi ayam ras pedaging nasional. Kapasitas produksi yang besar membuat pasokan kerap berada pada posisi surplus.
Kondisi tersebut mendorong kebutuhan fasilitas pemotongan yang lebih modern dan terintegrasi. Tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, potensi kehilangan pascapanen, gangguan rantai dingin, hingga fluktuasi harga sulit ditekan.
Lia menilai kehadiran RPH halal tingkat provinsi dapat menjawab tantangan tersebut. “RPH halal modern akan menjaga kualitas daging, memperkuat daya saing produk Jawa Timur di pasar nasional, sekaligus memberi kepastian bagi konsumen,” katanya.
Selain itu, fasilitas terintegrasi dinilai mampu memperpendek rantai distribusi. Dampaknya terasa langsung bagi masyarakat, mulai dari harga yang lebih stabil hingga jaminan kualitas produk yang lebih baik.
Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong
Di tengah pertumbuhan kelas menengah dan meningkatnya konsumsi protein hewani, kebutuhan terhadap daging yang aman dan halal terus naik.
RPH halal tidak lagi sekadar fasilitas pendukung, melainkan bagian penting dari sistem ketahanan pangan.
Langkah JGU membangun RPH halal tingkat provinsi dipandang sebagai pintu masuk menuju ekosistem pangan yang lebih tertata.
Bagi pelaku usaha, ini membuka peluang peningkatan nilai produk. Bagi konsumen, kepastian halal dan kualitas menjadi jaminan yang semakin nyata.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-83777-rph-halal-jawa-timur-disiapkan-jaminan-produk-halal-menguat