Bosan Rapat Formal? Konsep Meeting & Singing Kini Hadir di Surabaya
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Sabtu, 11 Apr 2026 12:02 WIB
jatimnow.com - Tekanan pekerjaan di kota metropolitan seringkali memicu kejenuhan akut bagi para profesional. Merespons kondisi tersebut, muncul tren baru di Surabaya yang mengawinkan urusan bisnis dengan hiburan untuk menjaga kesehatan mental sekaligus produktivitas kerja tim.
Konsep bertajuk "MEESING" atau Meeting & Singing mulai diperkenalkan di kawasan Surabaya Timur. Langkah ini mengubah paradigma lama bahwa rapat harus selalu kaku di balik meja formal.
Baca Juga: Indomobil eMotor QT Meluncur di Surabaya, Motor Listrik Stylish Rp16 Jutaan
Dengan menyisipkan aktivitas bernyanyi di sela diskusi, hormon kebahagiaan peserta rapat diharapkan meningkat sehingga ide-ide kreatif mengalir lebih lancar.
General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, Muhamad Muamar Khadafi, menjelaskan bahwa suasana santai justru menjadi kunci lahirnya inovasi.
"Ide brilian sering datang saat pikiran rileks. Kami ingin mendefinisikan ulang kolaborasi tim dengan menggabungkan diskusi meja hijau dan harmoni nada. Ini upaya membangun sinergi kelompok yang lebih solid," ujarnya.
Sajian dalam paket ini pun bergeser dari sekadar konsumsi rapat biasa menjadi hidangan yang lebih segar seperti Fruit Platter dan menu ala carte, yang dibanderol seharga IDR 900.000,- nett untuk grup kecil berjumlah enam orang.
Selain urusan pekerjaan, kebutuhan warga Surabaya akan ruang pelarian setelah jam kantor juga meningkat.
Melalui program "MIC ON, BEER ON!", tersedia ruang bagi mereka yang ingin merayakan kebersamaan lewat kombinasi minuman dingin dan fasilitas karaoke.
Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying
"Kami ingin menjadi titik pelarian bagi warga yang ingin membuang penat. Kebebasan bernyanyi bersama sahabat adalah resep ampuh untuk menjaga keseimbangan hidup," kata Food and Beverage Supervisor, Andri Bagus Prasetyo.
Tren gaya hidup sehat di Surabaya tidak hanya berhenti pada aktivitas fisik, tetapi juga merambah ke meja makan. Sejalan dengan komitmen keberlanjutan (ESG), diperkenalkan pula rangkaian menu plant-based bertajuk Rebellious Hunger.
Bekerja sama dengan produsen pangan nabati, menu-menu unik seperti burger jamur dengan keju vegan, nasi uduk gulung, hingga nugget tempe bertabur kaviar nabati kini mulai tersedia.
Inovasi ini menyasar kelompok conscious diner atau pelaku pola makan flexitarian yang ingin tetap makan enak namun tetap menjaga kesehatan tubuh serta lingkungan.
Baca Juga: Cegah Depresi Pelajar, Psikolog Desak Sekolah Rombak Total Sistem Well-being
Eduard Rudolf Pangkerego, Chief Operating Officer Artotel Group, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan perubahan struktural dalam layanan kuliner mereka.
Menu berbasis nabati kini bukan lagi pilihan sampingan, melainkan bagian tetap dari peta jalan keberlanjutan perusahaan.
Dengan perpaduan ruang kerja yang cair, fasilitas hiburan, dan pilihan pangan sehat, paket meeting Surabaya ini menjadi referensi baru untuk menjaga kewarasan di tengah deru rutinitas kota yang tak pernah tidur.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-83673-bosan-rapat-formal-konsep-meeting--singing-kini-hadir-di-surabaya