Rabu, 22 Jul 2026 07:59 WIB

Rasakan Bermain di Lapangan Kediri Dengan Kualitas Rumput Liga Inggris

  • Penulis : Bramanta
  • | Minggu, 05 Apr 2026 16:26 WIB
Lapagan Inzia Mini Soccer Kediri tawarkan kualitas rumput tinggi. (Foto: Yanuar/jatimnow.com)
Lapagan Inzia Mini Soccer Kediri tawarkan kualitas rumput tinggi. (Foto: Yanuar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Fasilitas olahraga Inzia Mini Soccer hadir di Kediri dengan menawarkan sensasi layaknya bermain di liga profesional. Dengan menggunakan rumput berkualitas tinggi, lapagangan yang berada di Jalan Erlangga, Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini sangat ekslusif. Pihak pengelola bahkan menyebut kualitas rumput yang digunakan setara dengan fasilitas lapangan latihan milik klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur.

Perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer, Saifurrahman Nur Hasan, mengatakan lapangan ini dirancang sebagai ruang terbuka bagi berbagai kalangan, khususnya pecinta sepak bola, untuk berlatih, berkompetisi, sekaligus mewadahi aktivitas komunitas.

Baca Juga: PBNU Kirim Tim Survey Lokasi Muktamar ke Ponpes Lirboyo Kediri, Ini Hasilnya

“Kami ingin tempat ini menjadi wadah bagi komunitas, sekaligus ruang untuk mencari bibit pemain, khususnya di cabang olahraga sepak bola,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Menurut dia, konsep yang diusung tidak terbatas pada olahraga semata. Lapangan ini juga terbuka bagi berbagai komunitas untuk berkegiatan dan berkumpul.

“Tidak harus untuk sepak bola saja. Komunitas lain juga bisa memanfaatkan tempat ini untuk berkegiatan atau sekadar berkumpul, seperti komunitas senam, mengingat lokasi kami cukup luas,” tambahnya.

Dari sisi teknis, pengelola menekankan kualitas permukaan lapangan sebagai keunggulan utama. Rumput sintetis yang digunakan didatangkan langsung dari pabrik di China dengan spesifikasi tingkat kerapatan (density) 16 ribu dan tinggi sekitar 6 sentimeter.

“Kami mendapat informasi dari pabrik bahwa salah satu klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, menggunakan kualitas rumput yang setara dengan yang kami pakai di sini,” ungkapnya.

Selain itu, lapangan dibangun dengan ukuran 30 x 50 meter, dengan tambahan area di sisi kanan dan kiri sehingga total mencapai sekitar 54 x 56 meter, menyesuaikan standar mini soccer.

Untuk menunjang aktivitas pemain, pengelola juga melengkapi fasilitas dengan ruang ganti (locker room) berpendingin udara, kamar mandi, serta area duduk bagi pemain dan pengunjung. Di kawasan tersebut juga tersedia kafe yang menyediakan minuman dan makanan ringan.

Baca Juga: Dukung UMKM Go Global, BI Kediri Gelar Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest

“Kami ingin menciptakan nuansa di mana setiap pemain atau klub yang menyewa di sini merasa seperti pemain profesional,” tambah Saifurrahman.

Area parkir yang disediakan cukup luas, dengan kapasitas sekitar 300 sepeda motor dan 50 mobil untuk mengakomodasi pengunjung, terutama saat jam ramai.

Saifurrahman mengungkapkan, sejak masa uji coba dibuka, antusiasme masyarakat cukup tinggi seiring tren mini soccer yang tengah berkembang.

“Mini soccer memang sedang diminati karena berada di antara sepak bola dan futsal,” katanya.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Mayoritas pengguna berasal dari kalangan pekerja, pelajar, hingga komunitas. Aktivitas di lapangan ini paling ramai pada sore hingga malam hari, yakni sekitar pukul 16.00 hingga 22.00.

Dari sisi tarif, pengelola menetapkan harga sewa mulai Rp400 ribu pada pagi hari, Rp500 ribu sore, dan Rp600 ribu pada malam hari per jam, dengan skema harga khusus bagi member.

Ke depan, pengelola berencana menggelar kompetisi rutin antaranggota sebagai bagian dari pengembangan aktivitas olahraga di lokasi tersebut.

“Harapannya, fasilitas ini bisa ikut mendorong perkembangan sepak bola di Kediri, baik dari sisi komunitas maupun pembinaan pemain,” tandasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.