Sabtu, 06 Jun 2026 10:02 WIB

Rasakan Bermain di Lapangan Kediri Dengan Kualitas Rumput Liga Inggris

  • Penulis : Bramanta
  • | Minggu, 05 Apr 2026 16:26 WIB
Lapagan Inzia Mini Soccer Kediri tawarkan kualitas rumput tinggi. (Foto: Yanuar/jatimnow.com)
Lapagan Inzia Mini Soccer Kediri tawarkan kualitas rumput tinggi. (Foto: Yanuar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Fasilitas olahraga Inzia Mini Soccer hadir di Kediri dengan menawarkan sensasi layaknya bermain di liga profesional. Dengan menggunakan rumput berkualitas tinggi, lapagangan yang berada di Jalan Erlangga, Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini sangat ekslusif. Pihak pengelola bahkan menyebut kualitas rumput yang digunakan setara dengan fasilitas lapangan latihan milik klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur.

Perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer, Saifurrahman Nur Hasan, mengatakan lapangan ini dirancang sebagai ruang terbuka bagi berbagai kalangan, khususnya pecinta sepak bola, untuk berlatih, berkompetisi, sekaligus mewadahi aktivitas komunitas.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Kami ingin tempat ini menjadi wadah bagi komunitas, sekaligus ruang untuk mencari bibit pemain, khususnya di cabang olahraga sepak bola,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Menurut dia, konsep yang diusung tidak terbatas pada olahraga semata. Lapangan ini juga terbuka bagi berbagai komunitas untuk berkegiatan dan berkumpul.

“Tidak harus untuk sepak bola saja. Komunitas lain juga bisa memanfaatkan tempat ini untuk berkegiatan atau sekadar berkumpul, seperti komunitas senam, mengingat lokasi kami cukup luas,” tambahnya.

Dari sisi teknis, pengelola menekankan kualitas permukaan lapangan sebagai keunggulan utama. Rumput sintetis yang digunakan didatangkan langsung dari pabrik di China dengan spesifikasi tingkat kerapatan (density) 16 ribu dan tinggi sekitar 6 sentimeter.

“Kami mendapat informasi dari pabrik bahwa salah satu klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur, menggunakan kualitas rumput yang setara dengan yang kami pakai di sini,” ungkapnya.

Selain itu, lapangan dibangun dengan ukuran 30 x 50 meter, dengan tambahan area di sisi kanan dan kiri sehingga total mencapai sekitar 54 x 56 meter, menyesuaikan standar mini soccer.

Untuk menunjang aktivitas pemain, pengelola juga melengkapi fasilitas dengan ruang ganti (locker room) berpendingin udara, kamar mandi, serta area duduk bagi pemain dan pengunjung. Di kawasan tersebut juga tersedia kafe yang menyediakan minuman dan makanan ringan.

Baca Juga: Match For Goodness, Cara Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bantu UMKM Lokal

“Kami ingin menciptakan nuansa di mana setiap pemain atau klub yang menyewa di sini merasa seperti pemain profesional,” tambah Saifurrahman.

Area parkir yang disediakan cukup luas, dengan kapasitas sekitar 300 sepeda motor dan 50 mobil untuk mengakomodasi pengunjung, terutama saat jam ramai.

Saifurrahman mengungkapkan, sejak masa uji coba dibuka, antusiasme masyarakat cukup tinggi seiring tren mini soccer yang tengah berkembang.

“Mini soccer memang sedang diminati karena berada di antara sepak bola dan futsal,” katanya.

Baca Juga: 65 Peserta Ikuti Seleksi Timnas Mini Soccer di Inzia Kediri, Lebih Ramai dari Jogja-Malang

Mayoritas pengguna berasal dari kalangan pekerja, pelajar, hingga komunitas. Aktivitas di lapangan ini paling ramai pada sore hingga malam hari, yakni sekitar pukul 16.00 hingga 22.00.

Dari sisi tarif, pengelola menetapkan harga sewa mulai Rp400 ribu pada pagi hari, Rp500 ribu sore, dan Rp600 ribu pada malam hari per jam, dengan skema harga khusus bagi member.

Ke depan, pengelola berencana menggelar kompetisi rutin antaranggota sebagai bagian dari pengembangan aktivitas olahraga di lokasi tersebut.

“Harapannya, fasilitas ini bisa ikut mendorong perkembangan sepak bola di Kediri, baik dari sisi komunitas maupun pembinaan pemain,” tandasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.