Sabtu, 06 Jun 2026 18:30 WIB

Dinding Rumah Warga di Tulungagung Jebol Tertimpa Material Longsor

Kondisi rumah warga yang jebol akibat longsor. (Foto: BPBD Tulungagung/jatimnow.com)
Kondisi rumah warga yang jebol akibat longsor. (Foto: BPBD Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com - Intensitas hujan tinggi memicu terjadinya longsor di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Peristiwa tersebut mengakibatkan dinding rumah warga jebol setelah tertimpa material longsor.

Diketahui, terdapat dua titik longsor di wilayah tersebut. Salah satunya berada di tebing lokasi pembuangan tanah uruk milik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung pun telah turun tangan untuk melakukan penanganan.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Kepala BPBD Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan bahwa longsor terjadi pada Kamis petang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama hampir tiga jam.

Lokasi longsor pertama berada di tebing pembuangan material KDKMP di RT 08 RW 05 Dusun Krajan, dengan panjang longsoran mencapai 100 meter dan lebar 50 meter. Sementara itu, longsor kedua terjadi di tebing setinggi 15 meter yang menimpa rumah milik Sugiono di RT 01 RW 01 Dusun Krajan.

Akibat kejadian tersebut, dinding rumah korban jebol karena tidak mampu menahan material longsor.

“Longsor terjadi dipicu oleh hujan lebat dan kontur tanah yang labil. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Petugas BPBD Tulungagung telah melakukan asesmen di lokasi kejadian. Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan longsor susulan, petugas memasang terpal penahan di area rawan.

Selain itu, bersama warga setempat, petugas juga melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang masuk ke dalam rumah korban.

“Jika terjadi hujan berpotensi terjadi longsor susulan. Kami sudah memasang terpal penahan, untuk mencegah longsor susulan,” tuturnya.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Batu, Akses Jalan Trenggalek - Ponorogo Ditutup

BPBD turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan pegunungan. Saat hujan deras turun, warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi apabila kondisi dirasa membahayakan.

“Kami mengimbau kepada warga agar selalu waspada jika terjadi longsor susulan,” pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.