Rabu, 22 Jul 2026 06:42 WIB

Dinding Rumah Warga di Tulungagung Jebol Tertimpa Material Longsor

Kondisi rumah warga yang jebol akibat longsor. (Foto: BPBD Tulungagung/jatimnow.com)
Kondisi rumah warga yang jebol akibat longsor. (Foto: BPBD Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com - Intensitas hujan tinggi memicu terjadinya longsor di Desa Kradinan, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung. Peristiwa tersebut mengakibatkan dinding rumah warga jebol setelah tertimpa material longsor.

Diketahui, terdapat dua titik longsor di wilayah tersebut. Salah satunya berada di tebing lokasi pembuangan tanah uruk milik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung pun telah turun tangan untuk melakukan penanganan.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

Kepala BPBD Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan bahwa longsor terjadi pada Kamis petang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama hampir tiga jam.

Lokasi longsor pertama berada di tebing pembuangan material KDKMP di RT 08 RW 05 Dusun Krajan, dengan panjang longsoran mencapai 100 meter dan lebar 50 meter. Sementara itu, longsor kedua terjadi di tebing setinggi 15 meter yang menimpa rumah milik Sugiono di RT 01 RW 01 Dusun Krajan.

Akibat kejadian tersebut, dinding rumah korban jebol karena tidak mampu menahan material longsor.

“Longsor terjadi dipicu oleh hujan lebat dan kontur tanah yang labil. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Petugas BPBD Tulungagung telah melakukan asesmen di lokasi kejadian. Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan longsor susulan, petugas memasang terpal penahan di area rawan.

Selain itu, bersama warga setempat, petugas juga melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor yang masuk ke dalam rumah korban.

“Jika terjadi hujan berpotensi terjadi longsor susulan. Kami sudah memasang terpal penahan, untuk mencegah longsor susulan,” tuturnya.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

BPBD turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya bagi warga yang tinggal di kawasan pegunungan. Saat hujan deras turun, warga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi apabila kondisi dirasa membahayakan.

“Kami mengimbau kepada warga agar selalu waspada jika terjadi longsor susulan,” pungkasnya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.