PKB Jember Dorong Pemkab Optimalkan Aset Tidur untuk Tingkatkan PAD
- Penulis : Sugianto
- | Rabu, 01 Apr 2026 16:29 WIB
jatimnow.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jember mendorong Pemkab setempat untuk mengoptimalkan aset-aset milik daerah yang tidur untuk meningkatkan Pandapatan Asli Daerah (PAD).
Situasi fiskal yang menantang akibat kebijakan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat menurutnya harus disikapi Pemkab Jember untuk bergerak cepat.
Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan
Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi, mendorong Bupati beserta tim anggaran untuk segera melakukan penataan ulang program prioritas dan optimalisasi PAD.
Ayub menilai, kondisi saat ini hampir serupa dengan masa pandemi Covid-19, dimana pemerintah harus lincah dalam melakukan realokasi anggaran.
"Bupati harus segera bertemu dengan tim anggaran dan Badan Anggaran (Banggar) untuk menata ulang program. Mana yang skala prioritas, mana yang tidak. Perlu ada reallokasi karena adanya pemotongan dari pusat," kata Ayub, Selasa (31/3/2026).
Salah satu poin krusial yang disorotinya adalah pengelolaan aset daerah. Cak Ayub meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk menginventarisir seluruh aset milik Pemkab Jember, terutama aset-aset yang selama ini tidak produktif atau tidur.
Baca Juga: Kota Jinhua Tiongkok Buka Peluang Kerja Sama Sister City dengan Jember
Menurutnya, daripada aset berupa bangunan atau lahan mangkrak, lebih baik dikerjasamakan dengan pihak swasta agar menjadi sumber PAD baru.
"Kalau ada gedung mangkrak, sewakan saja ke pihak swasta. Lihat pertumbuhan kafe di Jember sekarang, itu bisa jadi peluang. Begitu juga dengan lahan pertanian yang tidak jelas pengelolaannya, harus diinventarisir ulang agar tidak berpindah tangan secara ilegal," ungkapnya.
Langkah antisipatif ini dinilai penting untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat.
Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas
Ia juga menekankan pentingnya menjaga fiskal daerah agar kebijakan strategis, seperti pengangkatan P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), tetap berjalan tanpa kendala anggaran.
"Tugas Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) sekarang adalah memastikan target retribusi tidak bocor. Kita tidak bisa hanya mengandalkan DAU (Dana Alokasi Umum) dan DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pusat," tegasnya.
Dengan optimalisasi aset dan pengetatan target pendapatan, diharapkan Pemkab Jember memiliki ruang fiskal yang cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-83442-pkb-jember-dorong-pemkab-optimalkan-aset-tidur-untuk-tingkatkan-pad