Pesona Gurih Kue Seroja, Primadona Kudapan Lebaran Khas Ciamis
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Sabtu, 21 Mar 2026 17:13 WIB
jatimnow.com - Kemeriahan Hari Raya Idulfitri tidak melulu soal baju baru atau opor ayam. Di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, lebaran terasa kurang afdal tanpa kehadiran stoples berisi kudapan renyah berbentuk bunga yang mekar sempurna.
Namanya kue seroja. Di tengah gempuran kue-kue kering modern seperti nastar dan kastengel, camilan tradisional ini tetap kokoh mempertahankan takhtanya di hati dan lidah masyarakat Tatar Galuh.
Baca Juga: Trafik Data Indosat Naik 20 Persen Saat Mudik Lebaran 2026
Sekilas, bentuknya sangat cantik menyerupai kelopak bunga seroja atau teratai yang sedang merekah. Warnanya kuning keemasan dengan tekstur berongga yang menjanjikan sensasi kriuk pada gigitan pertama.
Bagi perantau asal Ciamis, melihat setumpuk kue seroja di ruang tamu bukan sekadar perkara mencicipi makanan, melainkan memanggil kembali memori masa kecil dan kehangatan kampung halaman.
"Memang dari saya kecil sampe sekarang Kue Seroja itu kayak menu wajib kalau lebaran. Tiap berkunjung ke rumah saudara-saudara pun pasti suguhannya salah satunya kue seroja," kata warga Desa Rawa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Siti Aisyah (31) kepada Jatimnow.com, Sabtu (21/3/2026).
Di beberapa daerah lain, kue ini mungkin dikenal dengan sebutan kembang goyang. Namun, masyarakat Ciamis memiliki ikatan batin tersendiri dengan nama "Seroja".
Berbeda dengan varian kembang goyang di daerah lain yang cenderung manis, kue seroja khas Ciamis umumnya menonjolkan profil rasa gurih yang kaya rempah. Adonan dasarnya terbuat dari campuran tepung beras, tepung tapioka, santan kelapa pekat, telur, serta bumbu halus yang terdiri dari bawang putih, ketumbar, dan kemiri.
Beberapa pengrajin bahkan kerap menambahkan irisan daun jeruk atau udang rebon halus untuk memberikan aroma aromatik yang menggugah selera.
Baca Juga: Rektor UIN KHAS Jember Ajak Jadikan Idul Fitri Momentum Menata Kepatuhan
Teksturnya yang tipis, garing, dan tidak berminyak membuatnya menjadi teman yang sangat cocok untuk mengimbangi hidangan bersantan berat yang biasanya mendominasi menu lebaran.
Meski bahan-bahannya sederhana, proses pembuatan kue seroja adalah sebuah ujian kesabaran. Diperlukan ketelatenan ekstra yang biasanya diwariskan secara turun-temurun oleh para ibu di Ciamis.
Prosesnya dimulai dengan memanaskan cetakan besi berbentuk bunga ke dalam minyak panas. Setelah cetakan benar-benar panas, barulah dicelupkan ke dalam adonan tepung, dengan catatan tidak boleh sampai tenggelam agar kue bisa lepas.
Cetakan itu kemudian dimasukkan kembali ke dalam wajan sambil digoyang-goyangkan perlahan hingga adonan terlepas dan digoreng hingga kuning keemasan.
Baca Juga: Setara Puasa Setahun, Ini Panduan Amalan Syawal Versi Ketua ICMI Jatim
Jika minyak kurang panas atau takaran adonan meleset sedikit saja, seroja bisa berujung bantat atau hancur berantakan.
Memasuki pertengahan Ramadan 2026, geliat para pembuat kue seroja rumahan di berbagai daerah di Ciamis biasanya mulai sibuk melayani pesanan. Meski proses pembuatannya memakan waktu, permintaan nyaris tak pernah sepi.
"Lebaran tanpa Seroja itu ibarat sayur tanpa garam. Sudah jadi tradisi dari zaman dulu untuk menyajikan kue ini untuk tamu," ujarnya.
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-83243-pesona-gurih-kue-seroja-primadona-kudapan-lebaran-khas-ciamis