Sabtu, 06 Jun 2026 17:51 WIB

Lestarikan Tradisi Riyayan, Gubernur Khofifah Undang Warga ke Grahadi dan Rumahnya

  • Penulis : Yanuar D
  • | Jumat, 20 Mar 2026 18:30 WIB
Khofifah saat ke Gresik. (Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)
Khofifah saat ke Gresik. (Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam rangka melestarikan tradisi riyayan pada lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bersilaturahmi secara langsung di Gedung Negara Grahadi dan Kediaman Jemursari, Surabaya.

Momentum riyayan ini menjadi ruang kebersamaan yang sengaja dihadirkan kembali oleh Gubernur Khofifah untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakatnya, sekaligus menghilangkan sekat dalam suasana Lebaran yang penuh kehangatan.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jawa Timur Pulung Chausar menjelaskan bahwa masyarakat dapat bersilaturahmi bersama Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi pada 21 Maret 2026, khusus untuk masyarakat umum mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.

“Selanjutnya pada 22 hingga 23 Maret 2026, masyarakat dipersilakan hadir bersilaturahmi di Kediaman Pribadi Gubernur Khofifah di Jemursari dalam dua sesi, yakni pukul 10.00–13.00 WIB dan pukul 19.00–21.00 WIB,” ujar Pulung.

Pulung menegaskan bahwa tradisi riyayan ini merupakan bagian dari budaya yang terus dijaga oleh Pemprov Jatim sebagai sarana memperkuat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Momentum Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk memperkuat ukhuwah, membangun kebersamaan, serta membuka ruang silaturahmi yang luas antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap, pelaksanaan riyayan yang telah dipersiapkan secara optimal berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh tamu yang hadir.

Pulung memastikan bahwa seluruh masyarakat yang hadir akan diterima dengan baik tanpa terkecuali.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Bersama Mbak Vinanda Salurkan Bansos Rp1,819 M di Kota Kediri

“Kami telah menyiapkan pengaturan alur kedatangan tamu dan pengamanan, sehingga masyarakat dapat hadir dengan nyaman dan merasakan suasana silaturahmi yang hangat dan penuh kekeluargaan,” terangnya.

Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan riyayan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil.

Pulung menyebutkan bahwa dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan pedagang kaki lima dan pelaku UMKM di sekitar Gedung Negara Grahadi maupun Kediaman Jemursari. Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor  400.6/3245/SJ tentang Imbauan Halalbihalal dan Open House Hari Raya IdulFitri 1447 H dan Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara RI Nomor B-40/MS/HL.00/03/2026 perihal Imbauan terkait Halal Bihalal dan Open House Hari Raya IdulFitri 1447 H.

"Bagi masyarakat yang datang tidak perlu khawatir karena akan disediakan hidangan yang bisa dinikmati dari Pedagang Kaki Lima dan UMKM, semuanya gratis untuk masyarakat," imbuhnya.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Cek Harga Sembako di Pasar Legi Ponorogo Pasca Lebaran

“Ini juga menjadi upaya Gubernur Khofifah untuk ‘nglarisi’ dagangan pelaku usaha UMKM dan pedagang kali lima di sekitar Grahadi dan Jemursari,” tegasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya merasakan kebahagiaan Lebaran, tetapi juga turut menggerakkan roda ekonomi lokal.

Di akhir, Pulung mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk memanfaatkan momentum riyayan sebagai ajang mempererat hubungan sosial dan kebersamaan.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan momentum ini sebagai ajang silaturahmi. Semoga melalui kegiatan ini, kebersamaan dan semangat persaudaraan di Jawa Timur semakin kuat,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.