Rabu, 22 Jul 2026 06:13 WIB

Pipa Cisem 2 Alirkan Gas ke Batang, Ongkos Energi Industri Bakal Turun

Gas in atau pengaliran gas perdana pada proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap 2 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Rabu (18/3/2026). (Foto: PGN for JatimNow.com)
Gas in atau pengaliran gas perdana pada proyek pipa transmisi gas bumi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap 2 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Rabu (18/3/2026). (Foto: PGN for JatimNow.com)

jatimnow.com - Peta jalan kemandirian energi Indonesia memasuki babak baru. Pemerintah resmi memulai pengaliran gas perdana (gas in) melalui Pipa Cisem 2 (Cirebon–Semarang Tahap 2) menuju Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Rabu (18/3/2026).

Infrastruktur tersebut menjadi kunci vital dalam mengintegrasikan sumber gas dari ujung barat hingga timur Indonesia untuk menggerakkan roda manufaktur nasional.

Baca Juga: Pabrik Sepeda di Semarang Gunakan Gas Bumi PGN, Produksi Kian Efisien

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, memastikan seluruh instalasi sepanjang 245 kilometer tersebut telah melewati uji teknis ketat.

"Aspek keteknikan tuntas tanpa kebocoran. Pipa ini sekarang dalam posisi siap tempur menyuplai kebutuhan energi industri," tegasnya saat meninjau lokasi.

Proyek yang menjadi bagian dari interkoneksi pipa sepanjang 305 kilometer (gabungan Cisem 1 dan 2) ini diselesaikan dengan durasi impresif, yakni 19 bulan.

Kecepatan ini diraih berkat skema pengerjaan paralel di beberapa ruas sekaligus, meski medannya jauh lebih panjang dibanding tahap pertama.

Kehadiran Pipa Cisem 2 bukan sekadar soal menyalurkan gas, melainkan menciptakan jembatan energi nasional. Pipa ini dirancang untuk menyatukan pasokan dari wilayah Andaman, Natuna, hingga Indonesia Timur ke dalam satu sistem transmisi terpadu.

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Bagi pelaku usaha, kepastian pasokan ini adalah sinyal hijau. Integrasi ini memberikan fleksibilitas bagi PT PGN Tbk selaku subholding gas Pertamina untuk menjaga keseimbangan antara pasokan (supply) dan permintaan (demand) di pasar domestik.

Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, menjelaskan bahwa pihaknya melalui anak usaha PT Pertamina Gas (Pertagas) akan segera menyambungkan transmisi ini ke jaringan distribusi pelanggan.

"Kami ingin memastikan kekayaan gas bumi kita dirasakan langsung oleh pabrik-pabrik di dalam negeri, pelaku UMKM, hingga merambah ke jaringan gas rumah tangga," kata Arief.

Pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi mendekati angka 8 persen. Dalam kalkulasi kebijakan, target ambisius tersebut mustahil tercapai tanpa ketersediaan energi yang stabil dan kompetitif.

Baca Juga: Daftar GasKita Sebelum 31 Juli, Peluang Raih Dapur Impian dari PGN

KIT Batang, yang kini berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), diposisikan sebagai magnet investasi yang membutuhkan jaminan energi berkelanjutan.

Yuliot mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menjadi penghambat di jalur birokrasi. Ia meminta percepatan izin lingkungan dan bangunan untuk proyek-proyek turunan di sekitar kawasan.

"Keandalan energi adalah nyawa bagi investasi. Dengan kawasan seperti Batang yang didukung infrastruktur gas mumpuni, kami optimistis arus modal masuk akan lebih kencang dan menciptakan efek domino bagi lapangan kerja dan devisa," pungkas Yuliot.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.