Rabu, 22 Jul 2026 05:21 WIB

Ikuti Ketetapan Ponpes Ploso Kediri, Pesantren di Trenggalek Ini Lebaran Besok

  • Penulis : Bramanta
  • | Kamis, 19 Mar 2026 09:10 WIB
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Kedunglurah, Agus H. Muh Izuddin Zakki saat menerangkan metode hisab. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Kedunglurah, Agus H. Muh Izuddin Zakki saat menerangkan metode hisab. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pondok Pesantren Al-Falah Kedunglurah, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, menetapkan Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Jumat (20/3/2026) besok. Keputusan ini diambil berdasarkan metode hisab yang dikeluarkan oleh Tim Lajnah Falakiyah Ponpes Al-Falah Ploso, Kediri. Mereka mengikuti keputusan yang telah ditetapkan oleh Ponpes tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Kedunglurah, Agus H. Muh Izuddin Zakki mengaku pondoknya menginduk pada keputusan masayikh di Ponpes Al-Falah Ploso Kediri. Berdasarkan perhitungan falakiyah, posisi hilal saat ini terpantau sudah memenuhi kriteria untuk pergantian bulan dalam penanggalan Hijriyah.

Baca Juga: 449 Jemaah Haji Trenggalek Tiba di Kampung Halaman, 3 Wafat di Tanah Suci

"Tim Lajnah Falakiyah Al-Falah Ploso sudah memutuskan bahwasanya 1 Syawal jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Hal ini berdasarkan hitungan bahwa hilal sudah berada di atas ufuk setinggi 5 derajat 12 menit (dakikah)," ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Pria yang akrab disapa Gus Zakki ini menambahkan, berdasarkan kitab Sulam Muniroh yang menjadi acuan, lama hilal di atas ufuk diprediksi bertahan hingga lebih dari 20 menit. Sebagai santri, pihaknya mengikuti keputusan (taklid) para guru di Ploso yang telah melakukan perhitungan matang. Menurut Gus Zakki, metode yang digunakan adalah metode hisab atau perhitungan astronomis secara mendalam. Beliau memaparkan bahwa para ulama memiliki standar minimal 2 derajat di atas ufuk untuk menetapkan tanggal baru.

Baca Juga: NU Berencana Hapus One Man One Vote, Ini Sistem yang Digunakan untuk Memilih Ketua

"Metode yang dipakai di Al-Falah Ploso itu yang kita ikuti adalah metode hisab. Kalau hilal itu sudah wujud atau sudah di atas ufuk, maka kita sudah mengatakan itu tanggal 1," tuturnya.

Menyikapi potensi adanya perbedaan tanggal Idulfitri dengan pihak lain atau pemerintah, Gus Zakki meminta masyarakat Kabupaten Trenggalek untuk tetap tenang dan saling menghormati. Menurutnya, perbedaan ijtihad di kalangan ulama adalah sebuah rahmat dan tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.

Baca Juga: Ribuan Mitra MBG di Trenggalek Gelar Aksi Damai, Dukung Program Tetap Berlanjut

"Khilaf (perbedaan) di antara ulama itu adalah rahmat. Jangan dijadikan cara untuk baku hantam atau saling menghujat. Dalam kaidah ijtihad, jika benar mendapat dua pahala, jika salah tetap mendapat satu pahala. Silakan mengikuti metode yang diyakini, baik itu hisab maupun rukyat," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.