Indah Kurnia Ajak Kawanua Surabaya Jaga Persatuan Lewat Warisan Bung Karno
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Selasa, 17 Mar 2026 20:16 WIB
jatimnow.com - Sejarah kelam yang selama puluhan tahun menyudutkan Presiden pertama RI, Soekarno, kini menemui titik terang yang harus diketahui masyarakat luas.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia, membawa misi khusus dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan untuk memulihkan martabat Sang Proklamator di hadapan warga Surabaya dan Sidoarjo.
Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying
Langkah ini menyusul pencabutan TAP MPR Nomor 33 Tahun 1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Negara dari Presiden Soekarno.
Keputusan hukum tersebut secara otomatis menggugurkan tuduhan bahwa Bung Karno melakukan pengkhianatan terhadap negara atau mendukung PKI.
"Kami memikul tanggung jawab sebagai anggota MPR RI untuk meluruskan sejarah ini kepada rakyat. Tuduhan pengkhianatan itu tidak terbukti," ujar Indah saat menemui warga di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (15/3).
Indah, yang baru saja terpilih untuk periode keempat di Senayan, bergerak maraton dalam sehari. Pagi harinya, ia merangkul Komunitas Keluarga Kawanua Surabaya sebelum bergeser ke basis massa di Balongbendo pada siang hari.
Baca Juga: Sambut 56 Biksu di Mojokerto, Indah Kurnia Serukan Pesan Damai
Di hadapan para kader dan simpatisan, ia mengingatkan bahwa pembersihan nama baik Bung Karno merupakan momentum untuk memperkuat persatuan, bukan justru memicu perpecahan baru.
Ia meminta masyarakat tidak mudah tersulut oleh informasi liar yang berseliweran di media sosial tanpa sumber jelas. Arus informasi yang masif menuntut warga untuk lebih jeli menyaring berita agar tidak merusak tatanan sosial yang sudah harmonis.
"Tetaplah rukun dan gotong royong. Aplikasi nyata dari nilai 4 pilar adalah toleransi dan saling berbagi. Kita harus mencintai bangsa ini dengan seluruh tumpah darah kita," kata Indah.
Baca Juga: Mencemburui Homeless Media
Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua Surabaya, Novri, mengapresiasi edukasi politik dan sejarah ini. Menurutnya, pemahaman mengenai Pancasila dan nilai kebangsaan sangat mendesak bagi generasi muda yang setiap hari terpapar konten digital.
"Anak muda harus tahu sejarah yang benar. Kehadiran Ibu Indah membantu mereka mengenal kembali identitas bangsanya," ungkap Novri.
Menutup rangkaian kegiatannya, Indah berpesan agar warga di wilayah Surabaya dan Sidoarjo konsisten menjaga kenyamanan hidup bermasyarakat. Kekompakan warga menjadi benteng terkuat dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.
Editor : Ali Masduki