Sabtu, 06 Jun 2026 19:15 WIB

Indah Kurnia Ajak Kawanua Surabaya Jaga Persatuan Lewat Warisan Bung Karno

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia, membawa misi khusus dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. (Foto: Tim Media for jatimnow.com)
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia, membawa misi khusus dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. (Foto: Tim Media for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejarah kelam yang selama puluhan tahun menyudutkan Presiden pertama RI, Soekarno, kini menemui titik terang yang harus diketahui masyarakat luas.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia, membawa misi khusus dalam sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan untuk memulihkan martabat Sang Proklamator di hadapan warga Surabaya dan Sidoarjo.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Langkah ini menyusul pencabutan TAP MPR Nomor 33 Tahun 1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Negara dari Presiden Soekarno.

Keputusan hukum tersebut secara otomatis menggugurkan tuduhan bahwa Bung Karno melakukan pengkhianatan terhadap negara atau mendukung PKI.

"Kami memikul tanggung jawab sebagai anggota MPR RI untuk meluruskan sejarah ini kepada rakyat. Tuduhan pengkhianatan itu tidak terbukti," ujar Indah saat menemui warga di Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu (15/3).

Indah, yang baru saja terpilih untuk periode keempat di Senayan, bergerak maraton dalam sehari. Pagi harinya, ia merangkul Komunitas Keluarga Kawanua Surabaya sebelum bergeser ke basis massa di Balongbendo pada siang hari.

Baca Juga: Sambut 56 Biksu di Mojokerto, Indah Kurnia Serukan Pesan Damai

Di hadapan para kader dan simpatisan, ia mengingatkan bahwa pembersihan nama baik Bung Karno merupakan momentum untuk memperkuat persatuan, bukan justru memicu perpecahan baru.

Ia meminta masyarakat tidak mudah tersulut oleh informasi liar yang berseliweran di media sosial tanpa sumber jelas. Arus informasi yang masif menuntut warga untuk lebih jeli menyaring berita agar tidak merusak tatanan sosial yang sudah harmonis.

"Tetaplah rukun dan gotong royong. Aplikasi nyata dari nilai 4 pilar adalah toleransi dan saling berbagi. Kita harus mencintai bangsa ini dengan seluruh tumpah darah kita," kata Indah.

Baca Juga: Mencemburui Homeless Media

Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua Surabaya, Novri, mengapresiasi edukasi politik dan sejarah ini. Menurutnya, pemahaman mengenai Pancasila dan nilai kebangsaan sangat mendesak bagi generasi muda yang setiap hari terpapar konten digital.

"Anak muda harus tahu sejarah yang benar. Kehadiran Ibu Indah membantu mereka mengenal kembali identitas bangsanya," ungkap Novri.

Menutup rangkaian kegiatannya, Indah berpesan agar warga di wilayah Surabaya dan Sidoarjo konsisten menjaga kenyamanan hidup bermasyarakat. Kekompakan warga menjadi benteng terkuat dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.