PKS Jatim Incar 8 Kursi DPR RI, Pasang Target 10 Persen Suara 2029
- Penulis : Ali Masduki
- | Rabu, 11 Mar 2026 22:59 WIB
jatimnow.com - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur mematok target ambisius dalam menyongsong Pemilu 2029. Partai berlambang bulan sabit kembar ini berambisi menembus angka dua digit dengan mengincar 10 persen total suara di wilayah Jawa Timur.
Target ini menjadi misi utama kepengurusan baru untuk memperkuat posisi tawar partai, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif.
Baca Juga: PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok
Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyatakan bahwa sasaran tersebut merupakan mandat langsung dari Musyawarah Nasional (Munas) PKS yang mewajibkan pertumbuhan dua digit (2 digit growth).
"Kami memiliki hitungan yang jelas untuk legislatif dan eksekutif. Mandat Munas menginstruksikan PKS harus mencapai pertumbuhan dua digit di pemilu mendatang," ujar Bagus saat menemui awak media di Kantor DPW PKS Jatim, Surabaya, Rabu (11/3/2026).
Saat ini, kekuatan PKS di Jawa Timur masih berada di angka satu digit. Merujuk data pemilu terakhir, perolehan suara partai tertahan di angka 6 persen untuk tingkat pusat, 4,3 persen di level provinsi, dan 6,2 persen pada skala kabupaten/kota.
Bagus menilai angka 10 persen adalah sasaran masuk akal meski konstelasi politik di Jawa Timur sangat cair.
Jika proyeksi ini tembus, PKS berpotensi mengamankan setidaknya 8 kursi DPR RI dari total 87 kursi yang tersedia di 11 daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur.
Baca Juga: Incar Suara Pemilih Pemula, PDIP Jember Lantik Ratusan Pengurus PAC Milenial
"Sepuluh persen dari total 87 kursi itu setara dengan 8,7. Jadi, kami membidik 8 kursi DPR RI dari Jawa Timur untuk dibawa ke Senayan," tambahnya.
Selain urusan parlemen, PKS Jatim mulai mengalkulasi langkah di Pemilihan Gubernur (Pilgub). Dengan modal lima kursi di DPRD Jawa Timur saat ini, Bagus mengakui partainya belum bisa melaju sendirian. Langkah realistis yang diambil adalah membuka pintu komunikasi dengan kekuatan politik lain.
"Untuk Pilgub, kami hampir pasti membangun koalisi. Perolehan kursi saat ini mewajibkan kami bekerja sama dengan partai lain agar bisa mengusung calon," jelas Bagus.
Langkah strategis ini juga dipengaruhi oleh dinamika aturan hukum pasca-putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60 Tahun 2024. PKS bersiap menghadapi skema pemisahan antara pemilu nasional dan lokal.
Baca Juga: PKS Jatim Beasiswai Kader Jadi Advokat, Siap Beri Bantuan Hukum Gratis
Dalam skenario tersebut, Pemilu 2029 hanya akan menjadi ajang perebutan kursi Presiden, DPR RI, dan DPD.
Sementara itu, pemilihan kepala daerah dan anggota DPRD baru akan digelar pada pemilu lokal yang diprediksi jatuh pada 2031.
"Jika skema itu berjalan, akan ada jeda sekitar dua hingga dua setengah tahun antara pemilu nasional dan lokal. Kami terus memantau dinamika ini untuk memastikan mesin organisasi tetap panas dan basis dukungan masyarakat semakin solid," tutupnya.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-82960-pks-jatim-incar-8-kursi-dpr-ri-pasang-target-10-persen-suara-2029