Rabu, 22 Jul 2026 05:10 WIB

PKS Jatim Siapkan Ratusan Konsultan Keluarga di Seluruh Daerah

PKS Jatim melatih ratusan konsultan keluarga dan meluncurkan layanan pendampingan untuk memperkuat ketahanan keluarga di Jawa Timur. (Foto: Humas PKS for jatimnow.com)
PKS Jatim melatih ratusan konsultan keluarga dan meluncurkan layanan pendampingan untuk memperkuat ketahanan keluarga di Jawa Timur. (Foto: Humas PKS for jatimnow.com)

jatimnow.com - DPW PKS Jawa Timur memanfaatkan momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 dengan melatih ratusan konsultan keluarga dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah meningkatnya persoalan rumah tangga, termasuk tingginya angka perceraian.

Baca Juga: Khofifah Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga melalui Kehadiran Ayah

Pelatihan yang digelar secara hybrid pada Minggu (5/7/2026) itu diselenggarakan oleh Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka) DPW PKS Jawa Timur.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, PKS Jawa Timur juga meluncurkan Sekolah Keluarga Indonesia (SKI), Pos Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PPEK), serta Halo Rumah Keluarga Indonesia (Halo RKI), layanan call center yang menyediakan konsultasi dan pendampingan bagi keluarga.

Ketua Bipeka DPW PKS Jawa Timur, Nurul Arbaati, mengatakan keluarga menghadapi tantangan yang semakin beragam sehingga membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan.

Menurutnya, keluarga yang tangguh menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang kuat. Karena itu, penguatan keluarga perlu dilakukan melalui edukasi, pendampingan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Pelatihan menghadirkan psikolog Muhammad Iqbal, Ph.D., yang juga menjabat Ketua Bidang Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai DPP PKS, serta Sekretaris Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPP PKS, Iis Istiqomah, M.Si.

Ketua DPW PKS Jawa Timur, Bagus Prasetia Lelana, menyebut rangkaian kegiatan Harganas tersebut merupakan gerakan sosial yang bertujuan membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi peradaban bangsa.

Baca Juga: Peringatan Hari Keluarga Nasional, Ratusan Ibu dan Ayah di Tulungagung Ikuti Operasi Sterilisasi

"Hari ini kita bukan hanya meluncurkan sebuah program, tetapi sedang memulai sebuah gerakan membangun peradaban melalui keluarga. Keluarga adalah sekolah pertama kehidupan. Di sanalah karakter dibentuk, akhlak ditanamkan, dan masa depan bangsa dipersiapkan," ujarnya.

Bagus menilai keluarga merupakan investasi strategis bagi masa depan Indonesia. Namun, keluarga saat ini juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan gaya hidup, derasnya arus media digital, tekanan ekonomi, hingga menurunnya kualitas komunikasi dalam rumah tangga.

Ia juga menyoroti tingginya angka perceraian di Jawa Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat lebih dari 93 ribu perkara perceraian di provinsi tersebut sepanjang 2025.

"Data tersebut menjadi pengingat bahwa keluarga membutuhkan pendampingan yang nyata. Kita tidak boleh hanya hadir ketika masalah sudah terjadi, tetapi sejak awal melalui edukasi, konsultasi, dan pemberdayaan keluarga," kata Bagus.

Baca Juga: PKS Jatim Beasiswai Kader Jadi Advokat, Siap Beri Bantuan Hukum Gratis

Menurutnya, keberadaan konsultan keluarga di berbagai daerah diharapkan mampu memperkuat ekosistem keluarga yang sehat sekaligus menjadi ruang konsultasi bagi masyarakat yang menghadapi persoalan rumah tangga.

Bagus menambahkan, PKS ingin memperluas peran sosial di tengah masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan keluarga.

"Kami ingin PKS hadir bukan hanya menjelang pemilu, tetapi setiap saat ketika masyarakat membutuhkan. Hadir dalam keluarga, hadir dalam pemberdayaan ekonomi, dan hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat," tuturnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.