Rabu, 22 Jul 2026 05:12 WIB

Satpol PP Jember Tertibkan Lapak PKL hingga Kabel Semrawut

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 11 Mar 2026 11:33 WIB
Satpol PP Jember melakukan penertiban (Foto: Diskominfo Jember for jatimnow.com)
Satpol PP Jember melakukan penertiban (Foto: Diskominfo Jember for jatimnow.com)

jatimnow.com - Demi menciptakan suasana yang rapi, tertib, dan nyaman, Pemkab Jember melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi penertiban fasilitas publik pada Selasa (10/3/2026). Operasi ini menyasar lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ditinggalkan begitu saja di trotoar, reklame liar, hingga kabel fiber optic yang semrawut.

Kepala Satpol PP (Kasatpol PP) Jember, Bambang Rudiyanto, menjelaskan bahwa penertiban ini digalakkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang. Operasi ini melibatkan kurang lebih 30 personel gabungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga: Satpol PP Angkut Lapak Jualan di Kawasan SLG Kediri yang Ditinggal Pemiliknya

Sinergi yang terjalin mencakup unsur Bapenda, Dinas PUPR, Bina Marga, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Koperasi dan UMKM sebagai pembina pedagang kaki lima (PKL). Langkah ini diambil untuk mengembalikan hak pejalan kaki di area pedestrian sekaligus mempercantik estetika kota.

"Kami mengedepankan pendekatan yang persuasif dan humanis kepada saudara-saudara kita. Fokus utamanya adalah memberikan penyadaran bahwa area pedestrian atau trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki," kata pria yang akrab disapa Rudy tersebut.

Rudy menegaskan bahwa Pemkab Jember sama sekali tidak melarang masyarakat untuk mengais rezeki dan berniaga, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah. Namun, ia mengimbau para pelaku usaha untuk mematuhi aturan ketertiban kota.

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Tertibkan PKL di Atas Saluran Air Kawasan Manukan

Para pedagang diminta untuk disiplin meringkas tenda, terpal, dan gerobak dagangan mereka setelah jam operasional usai. Lapak tidak boleh dibiarkan menginap di trotoar karena akan merusak pemandangan dan mengganggu fungsi jalan.

Rudy menjelaskan, sasaran utama dari penertiban gabungan ini meliputi penertiban tenda, terpal, dan peralatan dagang yang ditinggalkan di trotoar. Kemudian, pencopotan spanduk dan papan reklame yang tidak sesuai aturan atau merusak pemandangan kota.

Sasaran selanjutnya adalah merapikan juntaian kabel fiber optic (FO) yang semrawut di fasilitas publik. Satgas juga melakukan pembersihan kawasan bantaran sungai dari tumpukan sampah atau bangunan liar.

Baca Juga: Pedagang Tak Resmi di Pasar Keputran Surabaya Ditertibkan

Langkah komprehensif ini merupakan bentuk dukungan Pemkab Jember terhadap gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan kota yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). 

"Mudah-mudahan di tengah suasana Ramadan ini, kesadaran kita bersama untuk menjaga ketertiban kota semakin meningkat. Tujuannya tentu agar Jember menjadi kota yang asri, rapi, dan nyaman bagi semua warga," tandas Rudy.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.