Minggu, 07 Jun 2026 04:19 WIB

BSN Rilis Aturan Main Baru SNI Genting demi Program Gentingisasi Nasional

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 10 Mar 2026 14:44 WIB
BSN siapkan 15 Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk dukung program "gentingisasi" Presiden Prabowo, pastikan atap rumah rakyat aman, sejuk, dan tahan cuaca. (Foto: Ilustrasi/Gemini)
BSN siapkan 15 Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk dukung program "gentingisasi" Presiden Prabowo, pastikan atap rumah rakyat aman, sejuk, dan tahan cuaca. (Foto: Ilustrasi/Gemini)

jatimnow.com - Badan Standardisasi Nasional (BSN) bergerak cepat mendukung gagasan Presiden Prabowo Subianto terkait program "gentingisasi". Sebagai langkah awal, BSN telah menetapkan 15 Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai acuan kualitas penutup atap rumah guna menjamin keamanan dan kenyamanan hunian masyarakat.

Kebijakan ini merupakan respons atas visi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang bertujuan menciptakan lingkungan pemukiman yang lebih sejuk dan tertata.

Baca Juga: CCTV hingga Rasio Pengasuh, Begini Standar Baru Daycare dari BSN

Dengan adanya standar baku, pemerintah daerah dan produsen memiliki rujukan jelas dalam menyediakan material bangunan yang mumpuni.

Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN, Hendro Kusumo, mengungkapkan bahwa meski penerapan SNI genting saat ini masih bersifat sukarela, keberadaannya sangat krusial sebagai filter kualitas di pasar.

"SNI genting hadir untuk memastikan produk yang sampai ke tangan masyarakat memiliki jaminan mutu, keamanan, dan keselamatan," ujar Hendro di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Kecelakaan Kerja dan MLT

Salah satu terobosan terbaru adalah penetapan SNI 9360:2025 tentang Genting Keramik. Aturan ini memperbarui standar lama dengan parameter pengujian yang lebih ketat, mencakup daya serap air, kekuatan patah, hingga ketepatan ukuran.

Hendro memerinci, salah satu poin utama dalam pengujian adalah simulasi hujan selama dua jam. "Genting dinyatakan memenuhi syarat jika tidak ada tetesan air di bagian bawah dan tingkat kelembapan permukaan bawahnya tidak lebih dari 25%," tambahnya.

Hingga saat ini, data Sistem Barang Ber-SNI (Bangbeni) mencatat baru enam pelaku usaha yang resmi menerapkan standar tersebut.

Baca Juga: Ansor Lenteng dan Haswal Bangun Rumah untuk Warga Miskin

BSN mendorong lebih banyak produsen untuk melakukan sertifikasi melalui enam Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Langkah standarisasi ini diharapkan tidak hanya mempercantik estetika bangunan secara nasional, tetapi juga meningkatkan daya saing industri genting lokal di tengah masifnya program pembangunan hunian layak bagi rakyat.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.