BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Kecelakaan Kerja dan MLT
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Kamis, 30 Apr 2026 13:36 WIB
jatimnow.com - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa menggelar sosialisasi penanganan kecelakaan kerja dan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) bagi pekerja. Kegiatan daring yang berlangsung lima hari, 20–24 April 2026, diikuti sekitar 500 perwakilan perusahaan.
Langkah tersebut ditujukan agar perusahaan lebih cepat menangani insiden kerja sekaligus membuka akses kesejahteraan bagi pekerja, terutama dalam kepemilikan rumah.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Perluas Perlindungan Pekerja BPU
Dampaknya langsung terasa bagi pekerja. Perusahaan yang memahami alur pelaporan kecelakaan kerja melalui Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dapat mempercepat layanan medis dan klaim, sehingga risiko keterlambatan penanganan bisa ditekan.
Di sisi lain, pekerja juga berpeluang memanfaatkan fasilitas pembiayaan rumah dengan skema yang lebih ringan.
Selama sosialisasi, peserta mempelajari prosedur penanganan kecelakaan kerja dari awal kejadian hingga pelaporan resmi. Diskusi berlangsung interaktif, menunjukkan kebutuhan perusahaan terhadap panduan praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan.
Kepala Kantor Cabang Surabaya Karimunjawa, Ryan Gustaviana, menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama dengan perusahaan.
Baca Juga: Ratusan Siswa TITL SMKN 5 Surabaya Terlindungi JKK dan JKM
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin seluruh perusahaan memahami proses penanganan dan pelaporan kecelakaan kerja melalui PLKK, sehingga pelayanan kepada peserta bisa berjalan cepat, tepat, dan sesuai prosedur,” ujarnya.
Selain aspek perlindungan, BPJS juga mengenalkan program MLT yang memberi kemudahan pembiayaan perumahan. Pekerja bisa mengakses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga Rp500 juta dengan tenor sampai 30 tahun. Skema tersebut juga memungkinkan pengalihan KPR komersial ke KPR MLT.
Tak berhenti di situ, tersedia Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) hingga Rp150 juta untuk membantu pembelian rumah pertama, baik subsidi maupun non-subsidi.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial
Ada pula Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) dengan plafon Rp200 juta, serta kredit konstruksi bagi pengembang hingga 80 persen nilai proyek.
Ryan menjelaskan, akses program relatif mudah. “Peserta cukup aktif minimal satu tahun, mengikuti tiga program perlindungan, tertib administrasi dan iuran, serta perusahaan tidak berstatus PDS. Dengan syarat tersebut, kami berharap semakin banyak pekerja memanfaatkan MLT untuk meningkatkan kualitas hidup,” katanya.
Melalui edukasi tersebut, BPJS berharap perusahaan lebih siap menghadapi risiko kecelakaan kerja dan pekerja tidak hanya terlindungi, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan hunian layak.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-84153-bpjs-ketenagakerjaan-sosialisasi-kecelakaan-kerja-dan-mlt