Sabtu, 06 Jun 2026 10:02 WIB

Hemat dan Praktis, Ribuan Rumah di Sleman Kini Terkoneksi Gas Bumi

PGN targetkan tambah 1.000 pelanggan jargas baru di Sleman pada 2026. (Foto: PGN for jatimnow.com).
PGN targetkan tambah 1.000 pelanggan jargas baru di Sleman pada 2026. (Foto: PGN for jatimnow.com).

jatimnow.com - Masyarakat di Kabupaten Sleman bakal semakin mudah mengakses energi murah dan praktis. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memacu pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan target penambahan 500 hingga 1.000 pelanggan baru pada tahun 2026 mendatang.

Langkah ini menjadi bagian dari peta jalan perusahaan untuk memperkuat kedaulatan energi di tingkat lokal.

Baca Juga: PGN Siapkan Jalur Transportasi CO₂ untuk Proyek CCS Nasional

Saat ini, tercatat sudah ada 4.240 sambungan rumah tangga dan pelaku usaha kecil di Sleman yang menikmati aliran gas bumi. Jika digabung dengan wilayah Kota Yogyakarta, total pengguna jargas kini menembus angka 5.000 pelanggan.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menyatakan bahwa perluasan infrastruktur ini merupakan mandat untuk mengurangi beban impor LPG nasional.

Dengan mengoptimalkan sumber gas domestik, masyarakat mendapatkan kepastian pasokan tanpa perlu bongkar pasang tabung.

"Pemanfaatan gas bumi lokal ini membuat energi jadi lebih praktis. Warga tidak perlu khawatir kehabisan stok di tengah malam karena gas mengalir nonstop 24 jam. Secara sistem, distribusinya juga lebih aman karena kami pantau secara berkala," ujar Hery saat memantau proses gas in di Condongcatur, Sleman.

General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III, Hedi Hedianto, mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan strategi jemput bola untuk mengejar target tersebut.

Baca Juga: Genap 61 Tahun, PGN Kuasai 95 Persen Infrastruktur Gas Nasional

Koordinasi intensif dilakukan mulai dari level Pemerintah Daerah hingga pengurus RT/RW guna mempermudah proses pendaftaran dan pemasangan pipa di pemukiman.

Masyarakat yang berminat kini bisa mendaftar secara mandiri melalui kanal digital resmi PGN atau mendatangi kantor layanan terdekat.

Selain rumah tangga, sektor jasa seperti perhotelan, rumah sakit, hingga kafe menjadi sasaran utama karena potensi efisiensi biaya operasional yang cukup signifikan.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Manfaat nyata dirasakan oleh Muhadi (69), seorang pengusaha kuliner di kawasan Condongcatur. Ia mengaku usahanya kini lebih stabil karena tidak lagi bergantung pada ketersediaan gas tabung di pasaran.

"Sangat membantu untuk urusan dapur. Gas mengalir terus, jadi saya bisa fokus memasak tanpa takut api tiba-tiba mati karena gas habis. Jauh lebih nyaman dan praktis," kata Muhadi.

Ke depan, PGN berkomitmen melanjutkan ekspansi ini secara bertahap di wilayah DIY lainnya dengan tetap mengedepankan standar keselamatan infrastruktur dan kelestarian lingkungan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.