Kamis, 23 Jul 2026 03:51 WIB

Hemat dan Praktis, Ribuan Rumah di Sleman Kini Terkoneksi Gas Bumi

PGN targetkan tambah 1.000 pelanggan jargas baru di Sleman pada 2026. (Foto: PGN for jatimnow.com).
PGN targetkan tambah 1.000 pelanggan jargas baru di Sleman pada 2026. (Foto: PGN for jatimnow.com).

jatimnow.com - Masyarakat di Kabupaten Sleman bakal semakin mudah mengakses energi murah dan praktis. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memacu pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan target penambahan 500 hingga 1.000 pelanggan baru pada tahun 2026 mendatang.

Langkah ini menjadi bagian dari peta jalan perusahaan untuk memperkuat kedaulatan energi di tingkat lokal.

Baca Juga: Pabrik Sepeda di Semarang Gunakan Gas Bumi PGN, Produksi Kian Efisien

Saat ini, tercatat sudah ada 4.240 sambungan rumah tangga dan pelaku usaha kecil di Sleman yang menikmati aliran gas bumi. Jika digabung dengan wilayah Kota Yogyakarta, total pengguna jargas kini menembus angka 5.000 pelanggan.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menyatakan bahwa perluasan infrastruktur ini merupakan mandat untuk mengurangi beban impor LPG nasional.

Dengan mengoptimalkan sumber gas domestik, masyarakat mendapatkan kepastian pasokan tanpa perlu bongkar pasang tabung.

"Pemanfaatan gas bumi lokal ini membuat energi jadi lebih praktis. Warga tidak perlu khawatir kehabisan stok di tengah malam karena gas mengalir nonstop 24 jam. Secara sistem, distribusinya juga lebih aman karena kami pantau secara berkala," ujar Hery saat memantau proses gas in di Condongcatur, Sleman.

General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III, Hedi Hedianto, mengungkapkan bahwa pihaknya menerapkan strategi jemput bola untuk mengejar target tersebut.

Baca Juga: PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI

Koordinasi intensif dilakukan mulai dari level Pemerintah Daerah hingga pengurus RT/RW guna mempermudah proses pendaftaran dan pemasangan pipa di pemukiman.

Masyarakat yang berminat kini bisa mendaftar secara mandiri melalui kanal digital resmi PGN atau mendatangi kantor layanan terdekat.

Selain rumah tangga, sektor jasa seperti perhotelan, rumah sakit, hingga kafe menjadi sasaran utama karena potensi efisiensi biaya operasional yang cukup signifikan.

Baca Juga: Daerah Pesisir Penghasil Migas Diusulkan Dapat Dukungan Fiskal Lebih Besar

Manfaat nyata dirasakan oleh Muhadi (69), seorang pengusaha kuliner di kawasan Condongcatur. Ia mengaku usahanya kini lebih stabil karena tidak lagi bergantung pada ketersediaan gas tabung di pasaran.

"Sangat membantu untuk urusan dapur. Gas mengalir terus, jadi saya bisa fokus memasak tanpa takut api tiba-tiba mati karena gas habis. Jauh lebih nyaman dan praktis," kata Muhadi.

Ke depan, PGN berkomitmen melanjutkan ekspansi ini secara bertahap di wilayah DIY lainnya dengan tetap mengedepankan standar keselamatan infrastruktur dan kelestarian lingkungan.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.