Minggu, 07 Jun 2026 00:42 WIB

Bupati Jember Dialog dengan Tokoh Pemuda dan Mahasiswa, Butuh Ide Segar

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 08 Mar 2026 11:00 WIB
Bupati Gus Fawait saat berdialog dengan mahasiswa. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Bupati Gus Fawait saat berdialog dengan mahasiswa. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Jember Muhammad Fawait menggelar dialog bersama sejumlah tokoh pemuda dan mahasiswa dalam kegiatan buka bersama di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (7/3/2026). Pertemuan tersebut diharapkan menjadi wadah diskusi rutin untuk memberikan masukan bagi pembangunan Kabupaten Jember.

Fawait mengatakan, pemerintah daerah membutuhkan gagasan segar dari generasi muda, khususnya mahasiswa yang dinilai memiliki sudut pandang kritis dan berani berpikir di luar kebiasaan.

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Resmi Dibuka, Gus Fawait Optimistis Ekonomi Meroket

“Saya sebagai Bupati Jember membutuhkan banyak masukan dan ide segar, terutama dari mahasiswa. Pemikiran mahasiswa biasanya masih sangat orisinal dan berani berpikir out of the box,” ujarnya.

Menurutnya, forum dialog penting agar pemerintah tidak hanya menerima laporan formal dari organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi juga mengetahui kondisi riil di masyarakat.

“Saya tidak ingin hanya menerima laporan yang baik-baik saja. Saya perlu tahu kondisi sebenarnya di lapangan, karena itu masukan dari organisasi kepemudaan dan mahasiswa sangat diperlukan,” ungkapnya.

Fawait juga memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi Kabupaten Jember sejak dirinya menjabat, salah satunya tingginya angka kemiskinan. Secara absolut, Jember berada di posisi kedua tertinggi di Jawa Timur, sementara untuk kemiskinan ekstrem menjadi yang tertinggi di provinsi tersebut.

Baca Juga: Tinjau JLS, Bupati Jember Temukan Tambak Udang Tak Berizin

Selain itu, pemerintah daerah juga menghadapi persoalan di sektor kesehatan serta beban utang rumah sakit daerah.

Di bidang pendidikan, Pemkab Jember mencatat terdapat 1.532 sekolah dalam kondisi rusak berat. Melalui dukungan anggaran APBD dan APBN, pada tahun 2025 hampir 40 persen sekolah tersebut telah diperbaiki. Pemerintah daerah juga meluncurkan program beasiswa bagi 20.000 mahasiswa asal Jember.

Pemkab Jember turut mengembangkan sistem pengaduan publik bernama “Wadul Gus’e” yang memungkinkan masyarakat menyampaikan keluhan secara langsung. Hingga saat ini tercatat hampir 12 ribu aduan masuk, dengan tingkat penyelesaian sekitar 87 persen.

Baca Juga: Gus Fawait Minta Semua Pihak Kawal Program Revitalisasi Sekolah di Jember

Selain itu, layanan administrasi kependudukan juga diperluas dengan menyediakan fasilitas pencetakan KTP di 28 kecamatan, terutama di wilayah pinggiran, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke pusat kota.

Fawait mengajak mahasiswa tetap bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah, namun dengan pendekatan yang konstruktif dan disertai solusi.

“Mahasiswa harus tetap kritis, tetapi kritik yang membangun. Ukuran keberhasilan pembangunan bukan banyaknya program, melainkan turunnya angka kemiskinan,” tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.