Senin, 08 Jun 2026 21:29 WIB

Warga Surabaya Diajak Pantau Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Anggota Komisi IX DPR Indah Kurnia ajak warga Surabaya awasi Program Makan Bergizi Gratis. (Foto/jatimnow.com)
Anggota Komisi IX DPR Indah Kurnia ajak warga Surabaya awasi Program Makan Bergizi Gratis. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bergantung pada penyediaan porsi makanan, tetapi juga pada pengawasan ketat masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia, mengajak warga Surabaya aktif memantau pelaksanaan program ini agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesehatan anak-anak.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Dalam sosialisasi di GOR Griya Moni, Wiyung, Sabtu (28/2), Indah menyatakan bahwa pemenuhan gizi sejak dini merupakan investasi jangka panjang.

Menurutnya, pembentukan Badan Gizi Nasional menjadi tonggak untuk mencetak sumber daya manusia yang mampu bersaing di kancah global.

"Langkah pemerintah membentuk Badan Gizi Nasional ini strategis. Tujuannya jelas, menyiapkan generasi yang sehat dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045," ujar Indah saat berbicara melalui sambungan virtual.

Politisi asal Surabaya ini juga memberikan klarifikasi mengenai posisinya dalam struktur program.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Ia menegaskan bahwa perannya murni berada di jalur pengawasan anggaran negara, bukan sebagai pelaksana teknis di lapangan.

"Saya tidak mengelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebagai anggota DPR, tanggung jawab saya adalah memastikan dana APBN dalam program ini memberikan manfaat maksimal bagi rakyat dan berjalan sesuai aturan," tegasnya.

Indah mengapresiasi dialog terbuka antara warga dan perwakilan Badan Gizi Nasional. Ia meminta masyarakat tidak segan melaporkan jika menemukan kejanggalan atau ketidaksesuaian di lapangan melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) setempat.

Baca Juga: BGN Hentikan Operasional Puluhan Dapur MBG di Probolinggo Gegara Limbah

Transparansi dan partisipasi publik, lanjut Indah, menjadi kunci agar program ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan benar-benar memperbaiki kualitas hidup masyarakat bawah.

"Kami ingin program ini menghasilkan dampak nyata. Rakyat harus mendapat hak gizinya secara utuh tanpa ada potongan atau penurunan kualitas," tutup Indah.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.