Jumat, 24 Jul 2026 12:49 WIB

Warga Surabaya Diajak Pantau Langsung Program Makan Bergizi Gratis

Anggota Komisi IX DPR Indah Kurnia ajak warga Surabaya awasi Program Makan Bergizi Gratis. (Foto/jatimnow.com)
Anggota Komisi IX DPR Indah Kurnia ajak warga Surabaya awasi Program Makan Bergizi Gratis. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bergantung pada penyediaan porsi makanan, tetapi juga pada pengawasan ketat masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia, mengajak warga Surabaya aktif memantau pelaksanaan program ini agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesehatan anak-anak.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Dalam sosialisasi di GOR Griya Moni, Wiyung, Sabtu (28/2), Indah menyatakan bahwa pemenuhan gizi sejak dini merupakan investasi jangka panjang.

Menurutnya, pembentukan Badan Gizi Nasional menjadi tonggak untuk mencetak sumber daya manusia yang mampu bersaing di kancah global.

"Langkah pemerintah membentuk Badan Gizi Nasional ini strategis. Tujuannya jelas, menyiapkan generasi yang sehat dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045," ujar Indah saat berbicara melalui sambungan virtual.

Politisi asal Surabaya ini juga memberikan klarifikasi mengenai posisinya dalam struktur program.

Baca Juga: GMNI Jember Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Ompreng Program MBG

Ia menegaskan bahwa perannya murni berada di jalur pengawasan anggaran negara, bukan sebagai pelaksana teknis di lapangan.

"Saya tidak mengelola dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebagai anggota DPR, tanggung jawab saya adalah memastikan dana APBN dalam program ini memberikan manfaat maksimal bagi rakyat dan berjalan sesuai aturan," tegasnya.

Indah mengapresiasi dialog terbuka antara warga dan perwakilan Badan Gizi Nasional. Ia meminta masyarakat tidak segan melaporkan jika menemukan kejanggalan atau ketidaksesuaian di lapangan melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) setempat.

Baca Juga: Demo MBG di Lamongan, Satgas Diminta Lakukan Evaluasi Tata Kelola

Transparansi dan partisipasi publik, lanjut Indah, menjadi kunci agar program ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan benar-benar memperbaiki kualitas hidup masyarakat bawah.

"Kami ingin program ini menghasilkan dampak nyata. Rakyat harus mendapat hak gizinya secara utuh tanpa ada potongan atau penurunan kualitas," tutup Indah.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.