Minggu, 14 Jun 2026 03:46 WIB

Kirab Adipura Gresik, Bupati Yani Pimpin Apresiasi untuk Pasukan Kebersihan

Foto: Kirab Adipura Kabupaten Gresik 2026. (Diskominfo Gresik/jatimnow.com)
Foto: Kirab Adipura Kabupaten Gresik 2026. (Diskominfo Gresik/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Kirab Adipura, Jumat (27/2/2026), sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi pasukan kebersihan dan pertamanan yang setiap hari menjaga wajah kota tetap bersih dan tertata.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif turun langsung memimpin kirab yang diikuti jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para petugas kebersihan. Dengan menaiki becak listrik, keduanya memimpin iring-iringan dari Gelora Joko Samudro (GEJOS), melintasi Jalan Veteran, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan J.A. Suprapto, hingga berakhir di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Pasukan kebersihan dan pertamanan ditempatkan di barisan utama sebagai simbol bahwa capaian penghargaan tersebut lahir dari kerja keras mereka di lapangan.

Kabupaten Gresik tercatat sebagai satu dari 35 kabupaten/kota di Indonesia yang meraih Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup. Capaian ini menempatkan Gresik dalam jajaran daerah yang dinilai berhasil membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Yani menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama dedikasi para petugas kebersihan.

“Hari ini kita tidak sekadar membawa penghargaan. Kita membawa penghormatan untuk panjenengan semua yang setiap hari memastikan Gresik tetap bersih,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu faktor utama yang mengantarkan Gresik meraih penghargaan adalah keberhasilan mengelola sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yakni energi terbarukan pengganti batu bara yang disinergikan dengan PT Semen Indonesia sebagai off taker. Skema tersebut menjadikan sampah sebagai sumber daya sekaligus mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Lingkungan Hidup sebelumnya menyerahkan tiga unit motor pengangkut sampah kepada Kabupaten Gresik. Dalam momentum kirab ini, kendaraan tersebut didistribusikan kepada wilayah dan lembaga yang dinilai berprestasi dalam pengelolaan sampah.

Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, menerima satu unit motor sebagai desa terbaik dalam pengelolaan sampah melalui gerakan pembuatan biopori di setiap rumah. Program tersebut diperkuat dengan kebijakan penundaan pencairan bantuan sosial bagi warga yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut.

Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik, juga menerima satu unit motor sebagai Kelurahan Proklim terbaik yang konsisten menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sementara itu, satu unit motor diserahkan untuk mendukung pengelolaan sampah di lingkungan pesantren, dengan apresiasi kepada Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun atas keberhasilannya mengelola sampah anorganik. Tambahan satu unit motor juga diberikan kepada Pondok Pesantren Darut Taqwa Suci atas komitmennya dalam penguatan pengelolaan sampah di lingkungan pondok.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Gresik turut menyerahkan bantuan sembako kepada pasukan kebersihan dan pertamanan sebagai bentuk perhatian atas kerja keras mereka.

Bupati Yani juga menyampaikan gagasan penerapan deposit refund system untuk botol minuman kemasan guna mendorong pengurangan sampah plastik melalui skema insentif pengembalian dana. Selain itu, kawasan industri di Gresik diminta memperkuat kolaborasi dengan membangun sistem pengelolaan sampah di wilayah masing-masing sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan.

“Sampah bukan hanya urusan pemerintah. Ini tanggung jawab bersama, mulai dari rumah tangga, sekolah, pesantren, perkantoran hingga kawasan industri,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.