Jumat, 24 Jul 2026 22:43 WIB

Atasi Isu Banjir, Maharaja Residence Menganti Perkuat Sistem Mitigasi

PT KWI gerak cepat atasi luapan air di Maharaja Residence Menganti dengan pompa dan tanggul. Developer pastikan kawasan kini bebas banjir. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
PT KWI gerak cepat atasi luapan air di Maharaja Residence Menganti dengan pompa dan tanggul. Developer pastikan kawasan kini bebas banjir. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengembang perumahan Maharaja Residence, PT Korona Wijaya Indonesia (KWI), mengambil langkah taktis untuk memastikan kenyamanan penghuni di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Menganti, Gresik.

Perusahaan secara resmi mengklarifikasi isu luapan air yang sempat viral dan membeberkan serangkaian perbaikan infrastruktur yang telah tuntas dikerjakan.

Baca Juga: Demam Piala Dunia 2026 Warnai MPLS di SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru

Direktur PT KWI, Adi Sucipto, menjelaskan bahwa genangan yang sempat muncul beberapa waktu lalu murni dipicu curah hujan dengan intensitas luar biasa yang merata di berbagai wilayah.

Ia membantah adanya kegagalan konstruksi dalam pembangunan hunian di lahan seluas 4,5 hektar tersebut.

"Kejadian itu merupakan dampak cuaca ekstrem. Namun, air segera surut dalam waktu singkat. Sebagai pengembang, kami memegang teguh komitmen menjaga tata kelola lingkungan demi keamanan warga," ujar Adi saat ditemui di kompleks Maharaja Residence, Kamis (26/2/2026).

Guna mencegah kejadian serupa berulang, PT KWI telah menyiagakan empat unit pompa diesel berkapasitas besar.

Tak hanya itu, pengembang juga memperkokoh benteng pertahanan air dengan meninggikan dinding serta pondasi sungai yang melintasi kawasan perumahan. Area gerbang utama (gate) pun turut ditinggikan untuk menghalau aliran air dari luar.

"Kami langsung melakukan mitigasi lapangan. Mulai dari penguatan pondasi pagar keliling yang berfungsi ganda sebagai tanggul, hingga normalisasi saluran pembuangan di setiap unit rumah yang dikerjakan sesuai standar prosedur operasional (SOP)," tambah Adi.

Baca Juga: Gandeng Akademisi, PLN Edukasi Petani Gresik Gunakan Teknologi Sensor Pertanian

Hasil dari upaya tersebut kini mulai terasa. Meskipun hujan lebat kembali mengguyur wilayah Bringkang, sistem drainase di dalam maupun luar kawasan Maharaja Residence terpantau berfungsi optimal tanpa ada air yang masuk ke area hunian.

Senada dengan pihak pengembang, Kasi Tratib Kecamatan Menganti, Anas Arofiq, menilai penanganan banjir merupakan tanggung jawab kolektif.

Ia memberikan apresiasi kepada PT KWI yang proaktif melakukan normalisasi sungai dan berkoordinasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

"Penyebab banjir tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada developer. Kami mengapresiasi dukungan Maharaja Residence yang telah membangun saluran air mandiri dan rutin membersihkan sungai untuk meminimalisir risiko dampak cuaca," kata Anas.

Baca Juga: Tercebur Sumur 15 Meter, Kakek 98 Tahun di Kedamean Gresik Ditemukan Tewas

Maharaja Residence sendiri diproyeksikan menjadi kawasan hunian modern berkonsep green living society dengan total 350 unit.

Saat ini, sekitar 200 unit telah terbangun dan dihuni, lengkap dengan fasilitas penunjang mulai dari jaringan air PDAM, listrik, internet kabel, hingga sistem keamanan satu pintu (one gate system).

Lokasinya yang hanya berjarak 20 menit dari Citraland Surabaya serta akses mudah menuju Tol KLBM dan Tol Sumo menjadikan perumahan ini salah satu titik strategis di perbatasan Gresik-Surabaya.

Selain infrastruktur fisik, manajemen juga menyiagakan petugas kebersihan rutin setiap dua hari sekali guna memastikan saluran air tidak tersumbat sampah.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.