Sabtu, 25 Jul 2026 09:38 WIB

Menu MBG Dikritik, Bupati Jember Ingatkan Pengelola SPPG Hal Ini

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 26 Feb 2026 13:20 WIB
Foto: Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Sugianto/jatimnow.com)
Foto: Bupati Jember, Muhammad Fawait. (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com-Menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadan ramai disoroti masyarakat. Menyikapi hal itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar berhati-hati dalam pelaksanaan. Ia menegaskan kepala daerah memiliki kewenangan merekomendasikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menghentikan operasional jika ditemukan pelanggaran serius.

Pernyataan tersebut disampaikan Fawait dalam video yang diunggahnya, Kamis (26/2/2026). Ia menilai wajar jika program berskala besar seperti MBG masih memerlukan penyempurnaan.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

“Kalau ada kekurangan, iya wajar. Namanya program besar dan cakupan juga besar. Tahun ini menurut saya menjadi ukuran, bahwa MBG ini perlu perbaikan dan saya setuju,” ujarnya.

Bupati menekankan bahwa MBG merupakan program pemerintah pusat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Namun, menurutnya, pelaksanaan di daerah menjadi tanggung jawab bersama, termasuk kepala daerah.

“Seandainya ada kekurangan-kekurangan pelaksanaan MBG, saya justru sebagai kepala daerah atau bupati, saya mohon maaf. Dan kepala daerah yang lain harus gitu juga dong, ada MBG di daerah masing-masing, jangan menyalahkan pemerintah pusat apalagi presiden, terlalu jauh,” tegasnya.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemkab Jember akan mengefektifkan Satuan Tugas (Satgas) MBG yang telah dibentuk. Satgas tersebut akan memantau dapur-dapur SPPG agar pelaksanaan sesuai standar.

“Saya atas nama Bupati Jember, saya pasti akan mengefektifkan satgas bagi dapur-dapur yang main-main, memberikan menu-menu yang menurut kami tidak pas, hati-hati,” pesannya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Ia menambahkan, kepala daerah memiliki hak untuk memberikan rekomendasi kepada BGN apabila ditemukan pelanggaran yang tidak diperbaiki.

“Kepala daerah punya hak untuk memberikan rekomendasi kepada BGN untuk menghentikan, dan tentu itu bisa memastikan bahwa CCTV terhubung ke dapur SPPG yang ada di Jember,” lanjutnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengumpulkan seluruh kepala SPPG di Jember untuk evaluasi bersama. Ia juga berencana membentuk grup komunikasi guna memastikan pelaporan menu makanan dilakukan setiap hari.

“Kami akan segera kumpulkan kepala-kepala SPPG dan kita akan bikin grup (WhatsApp) dan mereka wajib untuk mendata menu masakan setiap hari yang diberikan,” tegas Fawait.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Meski diwarnai kritik, Bupati menilai program MBG tetap menjadi harapan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“MBG menjadi harapan baru bagi kami, untuk menggeliat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih baik,” pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.