Sabtu, 06 Jun 2026 14:45 WIB

PGN Masuk Jajaran Elite Bisnis Asia Pasifik 2026

PGN resmi masuk dalam daftar 500 Perusahaan Terbaik di Kawasan Asia-Pasifik 2026 rilisan Majalah TIME dan Statista. (Foto: PGN/jatimnow.com)
PGN resmi masuk dalam daftar 500 Perusahaan Terbaik di Kawasan Asia-Pasifik 2026 rilisan Majalah TIME dan Statista. (Foto: PGN/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama di panggung ekonomi global. Subholding Gas Pertamina ini resmi masuk dalam daftar 500 Perusahaan Terbaik di Kawasan Asia-Pasifik 2026 rilisan Majalah TIME dan Statista.

Menduduki peringkat 288 dengan skor total 82,65, PGN bersanding dengan deretan korporasi raksasa dunia lainnya. Pencapaian ini menempatkan PGN sebagai satu dari sedikit entitas asal Indonesia yang dinilai mampu menjaga ritme pertumbuhan di tengah guncangan ekonomi global dan kebijakan tarif internasional yang fluktuatif sejak 2025.

Baca Juga: Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Aman Selama Libur Idul Adha di Jatim

Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, menyebut pengakuan internasional ini sebagai buah dari pengelolaan bisnis yang terukur.

"Penghargaan ini mencerminkan kemampuan kami menghadapi ketidakpastian pasar lewat efisiensi operasional dan mitigasi risiko yang pruden. Ini adalah kehormatan atas dedikasi seluruh Perwira PGN di tengah situasi ekonomi dunia yang kompleks," ujar Arief melalui siaran pers, Senin (23/2/2026).

Metodologi penilaian yang diterapkan TIME dan Statista menyasar tiga aspek fundamental sebagai tulang punggung keberlanjutan perusahaan, dimulai dari penguatan internal melalui parameter kepuasan karyawan.

PGN mencatatkan angka employee engagement sebesar 87,74% yang masuk dalam kategori tinggi, didukung oleh lingkungan kerja adaptif bagi 2.752 pekerjanya.

Soliditas ini tercermin dari tingkat perputaran karyawan (turnover) yang mampu ditekan hingga di bawah 3%, membuktikan keberhasilan manajemen dalam menjaga loyalitas serta produktivitas sumber daya manusia di tengah persaingan industri.

Kondisi internal yang stabil tersebut berbanding lurus dengan performa finansial perusahaan yang menunjukkan tren positif selama tiga tahun terakhir.

Di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif, PGN membuktikan ketangguhannya melalui pertumbuhan pendapatan yang konsisten, dimulai dari USD 3,57 miliar pada 2022 hingga merangkak naik menyentuh USD 3,78 miliar pada penutupan tahun 2024.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa strategi efisiensi operasional dan perluasan pemanfaatan infrastruktur gas bumi yang dijalankan perusahaan berada di jalur yang tepat.

Baca Juga: PGN Siapkan Jalur Transportasi CO₂ untuk Proyek CCS Nasional

Melengkapi dominasi di sisi sumber daya dan keuangan, PGN juga unggul dalam parameter transparansi keberlanjutan melalui implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) yang ketat.

Perusahaan berhasil menekan risiko ESG secara konsisten, dengan sorotan utama pada keberhasilan reduksi emisi karbon, penjagaan keberagaman jajaran direksi, hingga kepatuhan tinggi terhadap sistem antikorupsi.

Integrasi ketiga pilar inilah yang akhirnya mengantarkan PGN meraih pengakuan internasional sebagai salah satu entitas bisnis paling tangguh di kawasan Asia-Pasifik.

Keberhasilan PGN menembus jajaran elite Asia-Pasifik ini tidak lepas dari transformasi yang dimulai sejak 2022.

Arief memaparkan bahwa disiplin dalam pengelolaan arus kas dan optimalisasi infrastruktur gas bumi menjadi kunci utama perusahaan tetap berdiri tegak.

Baca Juga: Genap 61 Tahun, PGN Kuasai 95 Persen Infrastruktur Gas Nasional

"Kami membangun fondasi bisnis yang sehat. Fokusnya adalah memperkuat infrastruktur dan menjalankan efisiensi di segala lini," tambahnya.

Meski tantangan ekonomi global diprediksi masih akan dinamis, PGN optimistis fundamental bisnis yang kuat akan membawa perusahaan melakukan ekspansi lebih luas.

Pengakuan dari TIME ini menjadi bukti bahwa inovasi dan keberlanjutan jangka panjang bukan sekadar target, melainkan realitas yang telah dijalankan oleh PGN.

 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.