Senin, 08 Jun 2026 02:41 WIB

Program MBG di Tulungagung Berjalan Normal Selama Ramadan, Ini Pilihan Menunya

  • Penulis :
  • | Sabtu, 21 Feb 2026 09:25 WIB
Foto: Korwil BGN Tulungagung Sebrina Mahardika. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Korwil BGN Tulungagung Sebrina Mahardika. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulungagung tetap berjalan selama ibadah puasa Ramadan 1447 hijriyah. Adapun menu yang disajikan berupa makanan kemasan sehat MBG.

Dalam keterangan tertulisnya, Korwil BGN Tulungagung Sebrina Mahardika memastikan program tersebut tetap berjalan selama puasa Ramadan. Hanya saja menu yang disajikan adalah makanan kemasan sehat MBG. Menu yang disiapkan berupa makanan kemasan yang diolah oleh SPPG. Makanan didistribusikan menggunakan tote bag yang nantinya akan dikembalikan kepada SPPG.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

"Menu kemasan sehat adalah, menu yang diproduksi, diolah, dilakukan pengemasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," tulisnya, Sabtu (21/2/2026).

Sebrina memastikan bahwa menu kemasan yang disiapkan SPPG harus menerapkan standart operasional prosedur (SOP) keamanan pangan. Dengan cara melakukan pengecekan masa kadaluwarsa hingga kaidah pemenuhan gizi seimbang. Adapun menu yang direkomendasikan oleh BGN berupa telur asin, abon, dendeng sapi kering, buah, kurma atau makanan lokal lainya dengan tetap memperhatikan mutu serta keamanan pangan sesuai standart gizi penerima manfaat.

"Tetap menerapkan SOP keamanan pangan dengan mengecek masa kadaluwarsa, perizinan produk seperti Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan kaidah pemenuhan gizi seimbang, Tidak dianjurkan menggunakan menu cepat basi, pedas, berpotensi gangguan pencernaan dan produk Ultra-Processed Food (UPF)," paparnya.

Baca Juga: Dear Prabowo, Produsen Tahu di Tulungagung Resah Karena Harga Kedelai Naik

Adapun jadwal distribusi dilakukan pada pagi pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Serta distribusi siang pukul 11.00 hingga 12.00 WIB. Waktu distribusi tetap berjalan normal setelah SPPG melakukan koordinasi dengan penerima manfaat.

"SPPG diperkenankan untuk merapel pendistribusian makanan paling banyak untuk tiga hari," ungkapnya.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Distribusi menu MBG juga dapat dilakukan dengan alternatif mengantar ke sekolah, poyandu dan balai desa. Bisa juga pembagian menu MBG dilakukan di SPPG dengan sistem take away terjadwal.

"Distribusi juga bisa dilakukan dengan cara delivery ke penerima manfaat di titik yang disepakati. Seperti ke RT/RW, balai desa, posyandu, koramil, polsek dan lainya. Untuk perkembangan lainya tetap mengikuti arahan dan petunjuk BGN," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.