Selasa, 23 Jun 2026 03:34 WIB

Mojoroto Night Culture, Gus Qowim: Perkuat Ekosistem Ekonomi dan Kediri City Tourism

  • Penulis :
  • | Senin, 16 Feb 2026 19:35 WIB
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin bersama Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin menghadiri Mojoroto Night Culture. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin bersama Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin menghadiri Mojoroto Night Culture. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin bersama Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin menghadiri Mojoroto Night Culture. Acara berlangsung meriah di Halaman Kantor Kecamatan Mojoroto, Minggu (15/2/2026) malam. Mojoroto Night Culture ini menampilkan produk UMKM unggulan, Campursari, Pentas Tari, Pameran Barang Antik, Pelayanan Adminduk dan lainnya.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kecamatan Mojoroto yang telah menggagas kegiatan ini. Lebih dari sekadar festival, ini adalah wujud nyata semangat gotong royong, kreativitas, dan keberanian untuk menghadirkan ruang ekonomi dan budaya di tengah masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Kediri Tata Ulang CFD Agar Lebih Nyaman dan UMKM Berkembang

Gus Qowim menerangkan pasar rakyat adalah denyut nadi ekonomi. Di sinilah UMKM tumbuh, kreativitas anak-anak muda muncul, dan budaya lokal tampil dengan percaya diri. Ketika malam ini stan-stan UMKM berdiri, pertunjukan seni ditampilkan, kuliner khas disajikan, sesungguhnya yang sedang dibangun adalah ekosistem ekonomi berbasis masyarakat.

Festival seperti ini memiliki makna strategis dalam mendukung Kediri City Tourism. Di mana, bukan hanya berbicara tentang tempat wisata, tetapi tentang experience. Tentang suasana, tentang cerita, dan tentang identitas.

Baca Juga: Hadiri Munas-Konbes NU, Mbak Vinanda Harap Lahir Keputusan Terbaik untuk Umat

"Kita bisa belajar dari banyak kota dan negara yang memiliki event ikonik. Misalnya, di Jepang ada Festival Gion Matsuri di Kyoto yang sudah berlangsung ratusan tahun dan dikenal dunia serta di Rio de Janeiro di Brasil dengan Karnaval Rio yang menjadi ikon global. Mojoroto pun bisa karena kita punya potensi luar biasa," jelasnya.

Wakil wali kota berharap agar “Mojoroto Night Culture” tidak berhenti di tahun 2026 saja dan bisa menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat. Bahkan menjadi salah satu kalender event Kota Kediri. Jika konsisten, bukan tidak mungkin orang luar kota datang khusus untuk menikmati suasana malam budaya di Mojoroto.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Gus Qowim juga berpesan kepada para pelaku UMKM, terus tingkatkan kualitas produk. Jaga kebersihan, kemasan, dan pelayanan. Lalubkepada para seniman dan komunitas, teruslah berkarya dan berinovasi. Dan kepada seluruh masyarakat, untuk terus menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan acara ini.

"Karena pariwisata yang kuat lahir dari masyarakat yang kompak. Mari kita jadikan malam ini bukan hanya hiburan, tetapi momentum kebangkitan ekonomi dan identitas budaya Mojoroto," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.