Rabu, 22 Jul 2026 05:31 WIB

800 Pesilat dari 7 Provinsi Ramaikan Jember Championship 3, Jadi Magnet Atlet Nasional

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 15 Feb 2026 11:00 WIB
Aksi pesilat cilik di ajang Pencak Silat Jember Championship 3 yang digelar di GOR PKPSO Kaliwates, Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Aksi pesilat cilik di ajang Pencak Silat Jember Championship 3 yang digelar di GOR PKPSO Kaliwates, Jember. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com – Sebanyak 800 pesilat dari tujuh provinsi di Indonesia memadati ajang Pencak Silat Jember Championship 3 yang digelar di GOR PKPSO Kaliwates, Jember, pada 14–15 Februari 2026. Kejuaraan ini kian mengukuhkan posisi Jember sebagai salah satu pusat kompetisi pencak silat nasional.

Tujuh provinsi yang ambil bagian meliputi Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, serta Jawa Timur sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Mirip Malioboro, Jember Bakal Miliki Food Street Terintegrasi Stasiun

Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Jember, Ahmad Halim, menyampaikan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Bahkan, jumlah peserta terpaksa dibatasi demi menjaga efektivitas waktu pertandingan.

“Antusiasme luar biasa. Total ada 800 atlet yang bertanding. Jumlah ini sudah kami batasi, sebab jika tidak, durasi pertandingan akan jauh lebih panjang,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Peserta tidak hanya berasal dari perguruan silat, tetapi juga dari berbagai institusi pendidikan ternama. Di antaranya Universitas Trisakti Jakarta serta pondok pesantren, termasuk delegasi Pondok Pesantren Nurul Jadid yang mengirimkan 35 atlet.

Kejuaraan tahun ketiga ini memiliki keistimewaan tersendiri. Piagam penghargaan bagi para juara ditandatangani langsung oleh Bupati Jember, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap prestasi atlet.

“Sertifikat ini menjadi kunci. Kami memohon agar para juara tingkat SD, SMP, dan SMA mendapatkan rekomendasi khusus untuk masuk ke sekolah yang mereka tuju. Sementara atlet IPSI yang sedang kuliah dan berprestasi diharapkan memperoleh bantuan pendidikan dari Pemkab,” tambah Halim.

Baca Juga: Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

Menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur dua tahun mendatang di Surabaya, Halim juga mengusulkan agar peraih medali emas mendapat apresiasi berupa kesempatan bekerja di lingkungan Pemkab, BUMD, maupun rumah sakit daerah di Jember.

“Kami ingin prestasi di gelanggang silat berbanding lurus dengan kesejahteraan masa depan para atlet,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa Jember kini tak sekadar menjadi tuan rumah, tetapi telah menjelma sebagai pusat perhatian olahraga di tingkat provinsi hingga nasional. Ia memastikan dukungan penuh pemerintah daerah bagi generasi muda berprestasi.

“Bagi anak-anak kita yang berprestasi, baik akademik maupun non-akademik seperti olahraga, pemerintah hadir untuk mengawal masa depan mereka,” ungkapnya.

Baca Juga: Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Jember, Ruang Ekspresi dan Belajar Budaya

Bentuk dukungan tersebut antara lain kemudahan akses pendidikan. Lulusan SD diberikan kebebasan memilih SMP, lulusan SMP akan dikawal masuk SMA pilihan, sedangkan lulusan SMA/SMK/Aliyah diprioritaskan memperoleh beasiswa kuliah dari Pemkab Jember.

Selain itu, Gus Fawait menilai event olahraga berskala besar mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat, terutama sektor UMKM, seiring kehadiran peserta dari berbagai daerah.

Menurutnya, kompetisi olahraga juga menjadi sarana strategis untuk menekan angka kenakalan remaja dengan menyediakan ruang ekspresi positif bagi generasi muda.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.