Rabu, 24 Jun 2026 12:25 WIB

Bos JETE Masuk Fortune 40 Under 40, Bawa Brand Surabaya ke Level Global

Jhonny Thio Doran, CEO JETE & Doran Group, raih Fortune Indonesia 40 Under 40.  (Foto: JETE/jatimnow.com)
Jhonny Thio Doran, CEO JETE & Doran Group, raih Fortune Indonesia 40 Under 40. (Foto: JETE/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nama Jhonny Thio Doran resmi masuk dalam jajaran pemimpin muda paling berpengaruh di tanah air versi Fortune Indonesia 40 Under 40.

Penghargaan prestisius ini menjadi validasi atas konsistensi CEO JETE dan Doran Group tersebut dalam meruntuhkan stigma bahwa brand lokal sulit bersaing di industri teknologi yang super ketat.

Bagi Jhonny, masuk dalam daftar ini bukan sekadar urusan kebanggaan personal. Ia melihatnya sebagai sinyal kuat bahwa produk teknologi asli Indonesia sudah memiliki standar yang sejajar dengan pemain internasional di kategori wearable, audio, hingga smart home.

"Fortune 40 Under 40 ini pengakuan bahwa kita mampu membangun standar baru. Ini bukti bahwa brand lokal Indonesia punya napas panjang untuk bertarung di panggung global," ungkap Jhonny dengan optimis.

Perjalanan Jhonny bermula dari Surabaya pada 2014. Ia tidak memilih jalan pintas dengan sekadar menjual barang, melainkan membangun fondasi yang melelahkan, ekosistem ritel dan distribusi yang kokoh.

Strategi agresif ini membuahkan hasil nyata. Sepanjang 2025, JETE telah menancapkan bendera di lebih dari 150 gerai di seluruh Indonesia, dan kini membidik angka 200 gerai pada penghujung 2026.

Kunci keberhasilannya terletak pada satu prinsip, kepercayaan melampaui angka penjualan. Jhonny selalu menanamkan pada timnya bahwa inovasi produk harus berjalan beriringan dengan pengalaman pelanggan yang tanpa celah.

"Yang utama adalah membangun trust. Inovasi produk berteknologi terkini dan pelayanan prima adalah target utama kami, jauh sebelum kami bicara soal target angka penjualan," tambahnya.

Ambisi Jhonny tidak berhenti di pasar domestik. Doran Group kini tengah menyiapkan langkah ekspansi yang lebih berani dengan membentuk entitas di Shenzhen, Tiongkok.

Langkah ini diambil untuk memastikan setiap produk JETE memiliki standar kualitas internasional yang mampu bersaing di pasar regional.

Di bawah kepemimpinannya, Doran Group bertransformasi menjadi raksasa ritel teknologi yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjadi mesin pencipta lapangan kerja di berbagai kota besar, mulai dari Jakarta, Bali, hingga Makassar.

Pengakuan dari Fortune Indonesia ini menjadi momentum bagi JETE untuk membuktikan statusnya sebagai local champion. Bagi Jhonny, pencapaian ini adalah hasil kerja kolektif ribuan orang yang percaya pada mimpi besar yang sama.

"Ini bukan tentang saya, tapi tentang tim dan ribuan orang yang bekerja keras membangun mimpi besar. Garis besarnya, ini tentang Indonesia yang siap naik kelas," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.