Selasa, 21 Jul 2026 23:09 WIB

30 Persen Ruang Terbuka Hijau di Tulungagung Perlu Perbaikan

  • Penulis :
  • | Selasa, 20 Jan 2026 11:29 WIB
Foto: Kawasan Alun-alun Tulungagung yang akan direvitalisasi tahun ini. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kawasan Alun-alun Tulungagung yang akan direvitalisasi tahun ini. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung mencatat sejumlah lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) memerlukan perbaikan. Pada tahun 2026, alokasi anggaran untuk revitalisasi hanya untuk alun-alun Tulungagung.

Kabid Tata Lingkungan DLH Tulungagung, Reni Fatmawati mengatakan, total jumlah RTH yang sudah dibangung berada di 14 lokasi. Dari 14 RTH yang dimiliki Kabupaten Tulungagung rata-rata kondisinya cukup bagus. Namun DLH Tulungagung memperkirakan ada 30 persen RTH yang saat ini perlu perbaikan.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Memang ada RTH yang sudah waktunya dilakukan perbaikan. Tapi untuk kondisinya 70 persen RTH di Kabupaten Tulungagung dalam kondisi baik," ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Pada tahun 2026, Pemkab Tulungagung hanya menganggarkan revitalisasi untuk RTH alun-alun Tulungagung. Revitalisasi dilakukan untuk perbaikan wahana permainan out door.

"Untuk anggaran revitalisasi belum bisa kami publikasikan," paparnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Sedangkan untuk alokasi revitalisasi atau perbaikan RTH lainya belum dianggarkan pada tahun 2026. Padahal kondisi beberapa RTH membutuhkan perbaikan.

"RTH lainya belum ada alokasi anggaran revitalisasi fisik, kecuali pemeliharaan. Tapi kondisinya memang butuh perbaikan," ungkapnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Reni juga menegaskan bahwa sesuai Perda di Tulungagung, menggunakan RTH untuk tempat berjualan sudah jelas dilarang. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Tulungagung terkait penertiban pedagang yang berjualan di RTH.

"Seperti di alun-alun Tulungagung, kami sudah koordinasi dengan Satpol PP. Mulai minggu lalu sudah tidak ada lagi pedagang di dalam Aloon-Aloon," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.