Rabu, 22 Jul 2026 03:22 WIB

Foto: Desa Sukarara, Pusat Tenun Songket Berkelas dari Lombok

Perempuan-perempuan penenun Desa Sukarara, Lombok Tengah, dengan telaten menganyam benang demi benang menjadi kain songket tradisional khas Sasak, menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah arus modernisasi. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Perempuan-perempuan penenun Desa Sukarara, Lombok Tengah, dengan telaten menganyam benang demi benang menjadi kain songket tradisional khas Sasak, menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah arus modernisasi. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Di balik hamparan alam Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, ada sebuah desa kecil yang namanya harum hingga tingkat nasional. Desa Sukarara, yang terletak di Kecamatan Jonggat, dikenal luas sebagai pusat kerajinan tenun songket tradisional khas suku Sasak.

Berjarak sekitar 25 kilometer dari Kota Mataram dan hanya lima menit dari Kota Praya, Desa Sukarara mudah dijangkau wisatawan. Namun, daya tarik desa ini bukan sekadar aksesnya, melainkan denyut kehidupan warganya yang menyatu dengan tradisi menenun.

Baca Juga: Aturan Berubah, Pengelola Pantai di Tulungagung Dilarang Tarik Tiket Masuk

Hampir seluruh perempuan dewasa di desa ini adalah penenun, sebuah keahlian yang diwariskan lintas generasi dan menjadi sumber penghidupan utama masyarakat.

Tenun Sukarara dikenal memiliki kualitas tinggi, bahkan kerap dikenakan kalangan bangsawan hingga Presiden Republik Indonesia.

Wisatawan yang datang dapat menyusuri gang desa, menyaksikan proses menenun di teras rumah warga, hingga mencoba langsung menenun dengan bimbingan pengrajin lokal.

Desa Sukarara bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang hidup tradisi yang terus berdenyut di tengah modernitas Lombok.

Inilah Foto-foto Aktifitas Tenun Desa Sukarara:

Senyum seorang penenun Desa Sukarara terlihat di balik helaian benang yang bergerak, menggambarkan kebanggaan dan ketekunan perempuan Sasak dalam merawat tradisi tenun songket yang telah diwariskan turun-temurun. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Senyum seorang penenun Desa Sukarara terlihat di balik helaian benang yang bergerak, menggambarkan kebanggaan dan ketekunan perempuan Sasak dalam merawat tradisi tenun songket yang telah diwariskan turun-temurun. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

 

Seorang penenun Desa Sukarara, Lombok Tengah, memintal benang secara manual sebelum ditenun menjadi kain songket khas Sasak, tahapan awal yang menentukan kualitas dan keindahan tenun tradisional Lombok.(Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Seorang penenun Desa Sukarara, Lombok Tengah, memintal benang secara manual sebelum ditenun menjadi kain songket khas Sasak, tahapan awal yang menentukan kualitas dan keindahan tenun tradisional Lombok.(Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

 

Seorang perempuan penenun di Desa Sukarara, Lombok Tengah, dengan sabar menyusun benang pada alat tenun tradisional, merekam aktivitas harian masyarakat Sasak yang menjaga keberlangsungan warisan tenun songket khas Lombok. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Seorang perempuan penenun di Desa Sukarara, Lombok Tengah, dengan sabar menyusun benang pada alat tenun tradisional, merekam aktivitas harian masyarakat Sasak yang menjaga keberlangsungan warisan tenun songket khas Lombok. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Baca Juga: Sarangan-Jatim Park Hujan, Cuaca KBS dan Taman Safari Cerah Hari Ini

 

Sekelompok wisatawan mengenakan busana adat tenun khas Sasak foto bersama di rumah tradisional beratap alang-alang, Desa Sukarara, Lombok Tengah. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Sekelompok wisatawan mengenakan busana adat tenun khas Sasak foto bersama di rumah tradisional beratap alang-alang, Desa Sukarara, Lombok Tengah. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

 

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.