Sabtu, 06 Jun 2026 09:53 WIB

Diduga Lakukan Pungli, Video Oknum Perangkat Desa di Jember Viral

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 16 Des 2025 08:59 WIB
Foto: Screenshoot videp oknum perangkat Desa Pancakarya Jember saat mendatangi rumah Yani (tangkapan layar/jatimnow.com)
Foto: Screenshoot videp oknum perangkat Desa Pancakarya Jember saat mendatangi rumah Yani (tangkapan layar/jatimnow.com)

jatimnow.com–Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum perangkat Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang warga perempuan tampak meluapkan kemarahannya karena diminta sejumlah uang saat mengurus administrasi kependudukan.

Warga tersebut diketahui bernama Yani, sementara oknum perangkat desa yang diduga melakukan pungli bernama Mukhlis. Video itu menyebar luas melalui sejumlah grup WhatsApp dan media sosial lainnya.

Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Dalam rekaman video, Yani menuding oknum perangkat desa meminta uang sebesar Rp150 ribu untuk pengurusan pembuatan atau revisi dua Kartu Keluarga (KK) miliknya. Ia mengaku tidak hanya dirinya yang mengalami hal serupa, melainkan juga warga lain.

“Bukan hanya aku sampean yang digitukan. Banyak pengeluhannya orang,” kata Yani dalam video yang beredar.

Yani mengaku kesal karena permintaan uang tersebut dilakukan saat anaknya mengurus administrasi kependudukan. Ia bahkan mengancam akan melaporkan dugaan pungli tersebut dan meminta agar kejadian itu diviralkan agar diketahui masyarakat luas.

“Viralkan, viralkan orang Dusun Gumuk Segawe, wilayahnya Bu Kampung Maryami, biar tahu sampean kalau jahat sama orang,” ucapnya dengan nada emosi.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Saat ditemui sejumlah wartawan di kediamannya, Yani menyatakan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan dan tidak ingin memperpanjang masalah.

“Itu sudah selesai, dan saya tidak mempermasalahkan,” ujar Yani, Senin (15/12/2025).

Sementara itu, Pj Kepala Desa Pancakarya, Ahmad Fauzi, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli yang dilakukan oleh salah satu perangkat desanya. Saat dihubungi melalui telepon seluler, Fauzi hanya menjawab singkat.

Baca Juga: Demi Mendapat Uang Dari Orang Tua, Remaja di Jember Rekayasa Pembegalan

“Neng jalan mas,” tulisnya melalui pesan singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Pemerintah Desa Pancakarya terkait kebenaran dugaan pungli tersebut maupun langkah yang akan diambil.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.