Selasa, 21 Jul 2026 19:24 WIB

Diduga Lakukan Pungli, Video Oknum Perangkat Desa di Jember Viral

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 16 Des 2025 08:59 WIB
Foto: Screenshoot videp oknum perangkat Desa Pancakarya Jember saat mendatangi rumah Yani (tangkapan layar/jatimnow.com)
Foto: Screenshoot videp oknum perangkat Desa Pancakarya Jember saat mendatangi rumah Yani (tangkapan layar/jatimnow.com)

jatimnow.com–Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum perangkat Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang warga perempuan tampak meluapkan kemarahannya karena diminta sejumlah uang saat mengurus administrasi kependudukan.

Warga tersebut diketahui bernama Yani, sementara oknum perangkat desa yang diduga melakukan pungli bernama Mukhlis. Video itu menyebar luas melalui sejumlah grup WhatsApp dan media sosial lainnya.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Dalam rekaman video, Yani menuding oknum perangkat desa meminta uang sebesar Rp150 ribu untuk pengurusan pembuatan atau revisi dua Kartu Keluarga (KK) miliknya. Ia mengaku tidak hanya dirinya yang mengalami hal serupa, melainkan juga warga lain.

“Bukan hanya aku sampean yang digitukan. Banyak pengeluhannya orang,” kata Yani dalam video yang beredar.

Yani mengaku kesal karena permintaan uang tersebut dilakukan saat anaknya mengurus administrasi kependudukan. Ia bahkan mengancam akan melaporkan dugaan pungli tersebut dan meminta agar kejadian itu diviralkan agar diketahui masyarakat luas.

“Viralkan, viralkan orang Dusun Gumuk Segawe, wilayahnya Bu Kampung Maryami, biar tahu sampean kalau jahat sama orang,” ucapnya dengan nada emosi.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Saat ditemui sejumlah wartawan di kediamannya, Yani menyatakan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan dan tidak ingin memperpanjang masalah.

“Itu sudah selesai, dan saya tidak mempermasalahkan,” ujar Yani, Senin (15/12/2025).

Sementara itu, Pj Kepala Desa Pancakarya, Ahmad Fauzi, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli yang dilakukan oleh salah satu perangkat desanya. Saat dihubungi melalui telepon seluler, Fauzi hanya menjawab singkat.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

“Neng jalan mas,” tulisnya melalui pesan singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Pemerintah Desa Pancakarya terkait kebenaran dugaan pungli tersebut maupun langkah yang akan diambil.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.