Sabtu, 06 Jun 2026 12:39 WIB

Ratusan Pasar Murah Digelar, Khofifah: Bukan Kompetitor Pasar Tradisional

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 25 Nov 2025 08:59 WIB
FotoL Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai meninjau pasar murah di Jember. (Sugianto/jatimnow.com)
FotoL Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai meninjau pasar murah di Jember. (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa ratusan pasar murah yang telah digelar sepanjang semester ini bukan untuk menyaingi pasar tradisional, melainkan untuk memperkuat daya beli masyarakat.

“Semester ini mungkin sudah 171 putaran. Kami tiap hari keliling menyapa masyarakat dan memberikan fasilitasi harga sembako yang jauh lebih murah dari harga pasar,” ujar Khofifah saat menghadiri pasar murah di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Jember, Senin (24/11/2025).

Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual jauh di bawah harga pasar. Harga ayam yang di pasaran mencapai Rp35 ribu per kilogram, di pasar murah hanya Rp30 ribu. Beras yang biasa dijual Rp13 ribu per kilogram, di pasar murah dijual Rp11 ribu. Untuk pembelian satu paket 5 kilogram, selisih harga dapat mencapai Rp10 ribu. Minyak goreng yang ber-HET Rp16.800 dijual Rp13 ribu, sementara gula pasir dari harga pasar Rp17.800 ditawarkan Rp14 ribu.

Khofifah menegaskan, penetapan lokasi pasar murah selalu mempertimbangkan jarak dengan pasar tradisional agar tidak mengganggu aktivitas pedagang lokal.

“Saya selalu menyampaikan supaya tempat pasar murah tidak berdekatan dengan pasar tradisional, karena ini bukan kompetitornya. Kami ingin memberikan penguatan dan penjangkauan kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

Menurut Khofifah, pemerintah kabupaten/kota sebenarnya juga telah menjalankan program serupa. Namun Pemprov Jatim memperluas jangkauan agar masyarakat, khususnya di daerah-daerah, semakin mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), hingga memasuki bulan Ramadan dan Idulfitri, gelaran pasar murah dipastikan terus berjalan.

“Ini terus dilakukan, ada atau tidak ada saya. Kegiatan ini dijalankan oleh UPT Disperindag, Bakorwil, dan seluruh jajaran. Semua bergerak seiring,” pungkas Khofifah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah fluktuasi menjelang momentum hari besar keagamaan.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

 

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.