Sabtu, 06 Jun 2026 21:06 WIB

Hari Pohon Sedunia, Pameran Liana Reverie Ajak Jaga Keseimbangan Alam

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 23 Nov 2025 03:41 WIB
Pameran yang berlangsung sejak 8 November 2025 hingga 20 Januari 2026 ini, menjadi ruang dialog yang menghubungkan seni, alam, dan kesadaran lingkungan. (Foto/jatimnow.com)
Pameran yang berlangsung sejak 8 November 2025 hingga 20 Januari 2026 ini, menjadi ruang dialog yang menghubungkan seni, alam, dan kesadaran lingkungan. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Rayakan Hari Pohon Sedunia, Yayasan Jati Nusa Lestari berkolaborasi dengan Philo Art Space menggelar pameran seni bertajuk "Liana Reverie: Vivid Colours" di Labyrinth Art Gallery, Nuanu Creative City.

Pameran yang berlangsung sejak 8 November 2025 hingga 20 Januari 2026 ini, menjadi ruang dialog yang menghubungkan seni, alam, dan kesadaran lingkungan.

Baca Juga: Menikmati Indahnya Pameran Hidden Potion di Art Space ARTOTEL TS Suites Surabaya

Pembukaan pameran ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, Bali, I Made Subagia. Pameran ini menampilkan karya dari 11 seniman dengan pendekatan visual dan konseptual yang beragam, yang mengeksplorasi hubungan antara manusia, alam, warna, dan kehidupan.

"Liana Reverie" sendiri merujuk pada tanaman liana, yang menjadi simbol keterhubungan dalam ekosistem. Seperti liana yang menyatukan pepohonan, pameran ini menghadirkan kisah keterjalinan antara manusia dan alam.

Dewan Penasihat Yayasan Jati Nusa Lestari dan pendiri Philo Art Space, Prof. Tommy F. Awuy, turut menyumbangkan karya berjudul Melasti #15 (Hutan Jati Uluwatu).

Baca Juga: Krisis Brantas: Posko Ijo Surati Gubernur, Sentil Pemerintah Pusat

Ia menjelaskan bahwa karyanya mengeksplorasi spiritualitas ritual Melasti Bali, sekaligus menyoroti hutan jati sebagai ruang kontemplasi.

"Seni dan alam memiliki hubungan yang sangat dekat. Keduanya mengajarkan tentang keseimbangan dan kesadaran. Melalui pameran ini, kami ingin menegaskan bahwa menjaga alam adalah bagian dari menjaga kemanusiaan itu sendiri," ujar Prof. Tommy.

Ketua Dewan Penasihat Yayasan Jati Nusa Lestari, Tony Billiton, menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah wujud semangat bersama untuk menjadikan seni sebagai bagian dari gerakan lingkungan.

Baca Juga: Aksi Nyata Ekoteologi, Mahasiswa Jateng Siap Jadi Pelopor Penjaga Bumi

"Kami percaya bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya bergantung pada aksi lapangan, tetapi juga pada cara kita membangun kesadaran publik. Melalui seni, pesan tentang keberlanjutan dapat disampaikan dengan cara yang menyentuh dan inspiratif," kata Tony.

Sebagian hasil dari pameran ini akan dialokasikan untuk mendukung program penghijauan Yayasan Jati Nusa Lestari, yang berfokus pada penanaman pohon dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.