Minggu, 14 Jun 2026 02:38 WIB

Parah! Oknum Rusak Kebun Kopi Ijen, 80 Hektare Hancur

Bibit kopi berserakan di jalan di area perkebunan kopi Ijen pasca aksi perusakan. PTPN I Regional 5 mendukung penuh Aparat Penegak Hukum untuk menangani kasus ini secara transparan dan adil. (Foto/jatimnow.com)
Bibit kopi berserakan di jalan di area perkebunan kopi Ijen pasca aksi perusakan. PTPN I Regional 5 mendukung penuh Aparat Penegak Hukum untuk menangani kasus ini secara transparan dan adil. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Insiden perusakan tanaman kopi di wilayah Ijen menjadi perhatian serius setelah PTPN I Regional 5 memastikan kerugian besar yang ditimbulkan, baik secara materiil maupun sosial. Perusahaan menegaskan bahwa seluruh penanganan kasus ini telah diserahkan sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan berjanji tidak akan melakukan intervensi apa pun.

Corporate Secretary PTPN I Regional 5, R.I. Setiyobudi, menegaskan bahwa perusahaan menjunjung tinggi integritas dalam proses hukum yang berjalan.

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor

“Kami mendukung penuh APH untuk menangani perkara ini secara profesional. PTPN I Regional 5 berupaya menjaga transparansi dan integritas dalam setiap prosesnya,” ujarnya melalui siaran pers, Jumat (21/11/2025).

Setiyobudi merinci kerugian akibat aksi perusakan kebun kopi Ijen yang masif tersebut. Diketahui, terjadi penebangan tanaman kopi seluas kurang lebih 80 hektare dengan estimasi mencapai 159.800 pohon.

Selain itu, pelaku juga melakukan penutupan akses jalan serta perusakan fasilitas kebun, termasuk kantor afdeling.

PTPN mencatat potensi kerugian materiil akibat perusakan tanaman kopi ini mencapai Rp4,7 miliar. Namun, Setiyobudi mengungkapkan bahwa kerugian terbesar justru bersifat immateriil dan berdampak langsung pada masyarakat.

Aksi tersebut tidak hanya mengganggu areal produksi, tetapi secara langsung menghilangkan kegiatan kerja harian yang menjadi sumber pendapatan bagi sedikitnya 3.500 pekerja masyarakat kebun.

“Dampak terbesar dirasakan oleh masyarakat kebun yang menggantungkan hidup dari aktivitas perkebunan. Perusakan ini menghilangkan kegiatan kerja harian, dan kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, mulai dari pangan, pendidikan anak, hingga biaya kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga: Warga Curah Nongko Jember Nikmati Listrik dari PTPN I Regional 5

Setiyobudi menuturkan, tanaman kopi bagi masyarakat kebun bukan sekadar komoditas musiman, melainkan harapan dan sandaran jangka panjang yang mereka rawat untuk masa depan keluarga mereka.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan perkebunan yang dikelola PTPN I Regional 5 memegang peranan vital dalam menggerakkan ekonomi lokal. Ketika produksi terganggu, perputaran ekonomi di lingkungan sekitar ikut melemah, sehingga dampaknya dirasakan oleh berbagai pihak yang hidup di kawasan kebun.

PTPN I Regional 5 juga memastikan bahwa kebun kopi yang dikelola merupakan Hak Guna Usaha (HGU) yang aktif dan resmi seluas kurang lebih 7.856 hektare.

Baca Juga: Peringati May Day, SPBUN NXII Pilih Jalan Spiritual

Oleh karena itu, upaya menjaga aset negara menjadi bagian penting dalam memastikan keberlangsungan ekonomi masyarakat yang terhubung dengan perkebunan.

Saat ini, perusahaan terus berupaya menjaga keamanan dan keberlanjutan aset perkebunan melalui pengawasan terstruktur dan koordinasi intensif dengan aparat terkait.

“Kami mengimbau seluruh pihak agar menunggu hasil proses hukum yang sedang berjalan serta menjaga objektivitas informasi demi terciptanya suasana yang kondusif bagi masyarakat dan keberlangsungan usaha perkebunan,” tutup Setiyobudi.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.