Sabtu, 06 Jun 2026 23:20 WIB

Warek UIN KHAS Jember Buka Dialog Mahasiswa Moderasi Beragama dan Nasionalisme

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 21 Nov 2025 12:35 WIB
Foto : Warek I UIN KHAS Jember, Prof. DR. M.Khusna Amal membuka dialog (Humas UIN KHAS/jatimnow.com)
Foto : Warek I UIN KHAS Jember, Prof. DR. M.Khusna Amal membuka dialog (Humas UIN KHAS/jatimnow.com)

jatimnow.com-Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal secara resmi membuka Dialog Mahasiswa dengan tema Moderasi Beragama dan Nasionalisme Bangsa.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Moderasi Beragama LP2M UIN KHAS Jember dan dipusatkan di Gedung B lantai 1 BEC UIN KHAS Jember, Rabu (19/11/2025).

Baca Juga: Mahasiswi IAT UIN KHAS Jember Lolos Simposium Internasional

Acara ini dihadiri pejabat Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, untuk memberikan penguatan sekaligus menyampaikan arah kebijakan nasional mengenai moderasi beragama dan pembangunan SDM keagamaan.

Prof. Amal menegaskan, dialog ini merupakan bagian penting dari rangkaian besar penguatan moderasi beragama yang digerakkan UIN KHAS Jember.

Tahun 2025 mencatat beragam agenda paralel seperti pelatihan moderasi beragama bagi dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa menjadi sebuah upaya sistematis membangun “infrastruktur ideologis” yang kokoh dalam menghadapi dinamika sosial kebangsaan.

Amal juga mengaitkan kegiatan ini dengan halakah ulama pesantren yang diselenggarakan dua pekan sebelumnya, yang membahas peran ulama dalam menjaga nasionalisme dan moderasi di tengah menguatnya arus intoleransi global.

Baca Juga: UIN KHAS Jember Siap Sambut dan Layani UM-PTKIN 2026

Menurutnya, dialog mahasiswa ini bukan hanya forum sosialisasi, tetapi arena pengayaan, pertukaran ide, serta penguatan kapasitas intelektual mahasiswa sebagai agent of change. Moderasi beragama dan nasionalisme, tegasnya, adalah dua pilar yang mustahil dipisahkan.

“Nasionalisme tidak akan ada tanpa moderasi beragama. Sejarah mencatat, bangsa ini lahir dari keterbukaan, toleransi, dan perjumpaan gagasan dari anak-anak muda lintas latar. Itulah simpul besar yang melahirkan Indonesia," ujarnya.

Amal menyatakan, isu moderasi kini memasuki fase baru, yakni bukan hanya soal toleransi, tetapi juga keadilan sosial, pemerataan pembangunan, hingga pengurangan kemiskinan. Ia mengingatkan, ancaman intoleransi dan kekerasan masih belum menurun secara signifikan. Dalam konteks geopolitik global yang memanas, melemahnya komitmen ideologis bangsa dapat menyeret Indonesia ke dalam pusaran konflik kepentingan internasional.

Baca Juga: 5 Pesan Rektor UIN KHAS Jember dalam Upacara Hari Lahir Pancasila

“Jika infrastruktur ideologis kita luntur, Indonesia sangat potensial terseret arus perang ideologi global,” tegasnya.

Karena itu, ia berharap mahasiswa memanfaatkan ruang dialog ini untuk menggali gagasan mendalam tentang masa depan nasionalisme dan moderasi di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, UIN KHAS Jember kembali menegaskan perannya sebagai simpul pemikiran, tempat nilai-nilai kebangsaan dirawat, diuji, dan disemai ke generasi yang akan menentukan arah Indonesia ke depan. Dialog ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi ikhtiar intelektual untuk menjaga Indonesia tetap teduh di tengah cuaca sosial yang sering tak menentu.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.