Selasa, 21 Jul 2026 23:19 WIB

Sivitas Akademika Diminta Segera Jaring Rektor Definitif UIN KHAS Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 03 Jul 2026 11:37 WIB
Prof. Sahiron saat kegiatan pembinaan d Kediri (Foto: Humas UIN KHAS Jember for jatimnow.com)
Prof. Sahiron saat kegiatan pembinaan d Kediri (Foto: Humas UIN KHAS Jember for jatimnow.com)

jatimnow.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, mendesak percepatan proses penjaringan calon rektor definitif. Langkah cepat ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan program strategis dan mendongkrak serapan anggaran kampus yang saat ini masih tertahan di angka 35 persen.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Prof. Sahiron saat memimpin kegiatan Pembinaan dalam rangka Akselerasi Pendidikan Islam Unggul dan Inklusif yang digelar di Kediri pada 2–3 Juli 2026.

Baca Juga: SPI UIN KHAS Jember Reviu RKAKL, Pastikan Rencana Anggaran Penuhi Standar

Di hadapan para pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan, sosok yang juga menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI ini menyadari keterbatasan ruang geraknya sebagai pelaksana tugas. Berdasarkan regulasi, seorang Plt. Rektor tidak memiliki kewenangan strategis seperti merevisi anggaran maupun melantik pejabat di lingkungan universitas.

“Semakin cepat proses penjaringan dilakukan, semakin cepat pula UIN KHAS Jember memiliki rektor definitif yang akan melanjutkan pembangunan dan pengembangan institusi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam memimpin UIN KHAS Jember ke depan, Prof. Sahiron menegaskan dirinya tidak akan merombak tatanan yang ada. Ia hanya fokus pada tiga skala prioritas selama masa jabatannya.

Baca Juga: Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Tiga skala prioritas yang dimaksud adalah mengawal pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan sebelumnya, mengawal proses penjaringan rektor definitif hingga rampung sesuai mekanisme, dan memastikan seluruh tata kelola berjalan taat aturan.

“Saya hadir bukan untuk mengubah arah kebijakan yang sudah ditetapkan, tetapi untuk memastikan seluruh program yang telah dicanangkan dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat bagi kemajuan UIN KHAS Jember,” tegasnya.

Baca Juga: Mengenang Prof Hepni, Sosok Rektor UIN KHAS Jember yang Sederhana

Salah satu program yang menjadi sorotan utamanya adalah realisasi anggaran UIN KHAS Jember yang saat ini baru menyentuh kisaran 35 persen. Prof. Sahiron menginstruksikan seluruh unit kerja agar segera melakukan akselerasi penyerapan anggaran secara efektif, akuntabel, dan transparan agar target kinerja kampus tercapai.

Sebagai langkah intervensi, ia akan mengintensifkan rapat koordinasi secara berkala dengan para wakil rektor, kepala biro, dekan, dan direktur pascasarjana. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi sumbatan birokrasi di lapangan dan merumuskan langkah percepatan program.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.