Minggu, 07 Jun 2026 02:05 WIB

Rapat Bersama DPR-RI, Rektor UIN KHAS Jember Paparkan Delapan Isu Strategis

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 20 Nov 2025 09:58 WIB
Foto: Rektor UIN KHAS Jember paparkan 8 isu startegis saat RDP dengan DPR-RI (Humas UIN KHAS Jember/jatimnow.com)
Foto: Rektor UIN KHAS Jember paparkan 8 isu startegis saat RDP dengan DPR-RI (Humas UIN KHAS Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com-Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Hepni memaparkan delapan isu strategis yang perlu mendapat perhatian saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR-RI. Rapat yang berlangsung di Ruang Komisi VIII Gedung Nusantara II, Jakarta, ini menjadi ruang strategis bagi para rektor PTKIN untuk menyampaikan persoalan, tantangan, serta arah kebijakan pendidikan tinggi keagamaan Islam.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari agenda resmi Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026, yang diputuskan dalam Rapat Konsultasi antara Pimpinan DPR RI dan Pimpinan Fraksi pada 25 Agustus 2025, serta diperkuat oleh keputusan Rapat Internal Komisi VIII DPR RI pada 4 November 2025. Dalam rapat ini mereka menyoroti dua hal besar yakni tata kelola dan dinamika pendidikan PTKIN, serta isu-isu aktual nasional.

Baca Juga: Tujuh Mahasiswa UNUSA Lulus Program INTENSE Taiwan

Dalam paparannya, Prof. Hepni menekankan, perguruan tinggi saat ini berada di persimpangan besar akibat disrupsi digital, kemajuan kecerdasan buatan (AI), dan transformasi industri 5.0.

Menurutnya, kondisi ini menuntut kampus mempercepat inovasi, membangun jejaring internasional, serta mengintegrasikan nilai spiritualitas ke dalam sains modern.

“PTKI tidak bisa lagi berdiam sebagai teaching university. Ia harus bergerak menjadi research and innovation university,” tegasnya.

Di tingkat nasional, agenda Indonesia Emas 2045 menuntut SDM unggul yang mampu bersaing secara global. Namun, ketimpangan kualitas antarperguruan tinggi, serta asimetri kebijakan antara PTKIN dan PTN umum, masih menjadi hambatan besar. Sinkronisasi lintas kementerian - yakni Kemenag, Kemenpan RB, hingga Kemenkeu menjadi kebutuhan mendesak.

Rektor UIN KHAS Jember menggambarkan PTKIN sebagai pilar pendidikan Islam moderat yang tetap menghadapi sejumlah kendala krusial seperti keterbatasan sarana, lemahnya digitalisasi, ketimpangan fasilitas antara PTKIN besar dan PTKIN baru, serta meningkatnya ekspektasi publik terhadap kualitas lulusan.

Dalam konteks itu, Prof. Hepni memaparkan delapan isu strategis yang perlu mendapat perhatian nasional:

Baca Juga: Mahasiswi IAT UIN KHAS Jember Lolos Simposium Internasional

1. Regulasi penerimaan mahasiswa baru, terutama dominasi PTN-BH yang mengurangi peluang PTKIN mendapatkan calon mahasiswa unggul.

2. SDM dan internasionalisasi, mulai dari kejelasan status tenaga honorer hingga penguatan jejaring global melalui double degree, joint research, dan visiting professor.

3. Pendanaan riset, yang masih tertinggal jauh dari kampus umum.

4. Sarana prasarana, termasuk fasilitas kemahasiswaan dan ruang inovasi.

Baca Juga: UIN KHAS Jember Siap Sambut dan Layani UM-PTKIN 2026

5. Regulasi & akreditasi, yang dinilai terlalu sering berubah dan memberatkan.

6. Good governance & digitalisasi, yang belum merata di seluruh PTKIN.

7. Kurikulum global, yang harus responsif terhadap isu AI, ekoteologi, gender, hingga moderasi beragama.

8. Employability & endowment fund, termasuk pentingnya keterhubungan pendidikan vokasional dengan industri.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.