Minggu, 07 Jun 2026 01:54 WIB

Sambut Bonus Demografi, Ini Langkah Muslimat NU Blitar

PC Muslimat NU Kabupaten Blitar menggelar pengukuhan dan sosialisasi ibu asuh anak stunting di Pondok Pesantren (Ponpes) Maftahul Ulum Jatinom, Blitar, Minggu (2/11). (Foto: FJN for JatimNow.com)
PC Muslimat NU Kabupaten Blitar menggelar pengukuhan dan sosialisasi ibu asuh anak stunting di Pondok Pesantren (Ponpes) Maftahul Ulum Jatinom, Blitar, Minggu (2/11). (Foto: FJN for JatimNow.com)

jatimnow.com - Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) bekerja sama dengan PC Muslimat NU Kabupaten Blitar menggelar pengukuhan dan sosialisasi ibu asuh anak stunting di Pondok Pesantren (Ponpes) Maftahul Ulum Jatinom, Blitar, Minggu (2/11). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025.

Ketua PP Muslimat NU, Nyai Hj. Nur Hiyari Jamaro, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen Muslimat NU dalam menjaga masa depan anak bangsa yang berkualitas, terutama dalam menyambut bonus demografi.

Baca Juga: Cargill Perkuat Gizi dan Ekonomi Warga di Jawa Timur

"Aksi ini adalah bentuk komitmen dan kepedulian kami untuk menjaga masa depan anak bangsa yang berkualitas, terutama dalam menyambut bonus demografi yang akan datang," ujarnya saat memberikan sambutan di hadapan para ibu asuh dari 22 PAC Muslimat NU se-Kabupaten Blitar.

Menurut data yang disampaikan oleh Nyai Hj. Nur Hiyari Jamaro, angka stunting nasional pada tahun 2024 tercatat sebesar 19,8 persen.

Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun belum merata di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga: 80 Persen Anak Indonesia Masih Defisit Protein Hewani



Selain sosialisasi mengenai stunting, acara ini juga diisi dengan pelatihan dan bimbingan teknis budidaya anggur premium yang tengah dikembangkan di lingkungan Ponpes Maftahul Ulum Jatinom.

Wakil Pengasuh Ponpes Maftahul Ulum Jatinom, Gus Khubby Ali Rahmat, menjelaskan bahwa pesantren saat ini memiliki sekitar 190 jenis anggur premium dari 15 negara.

"Saat ini ada sekitar 190 jenis anggur premium dari 15 negara yang kami tanam di pesantren. Kami ingin menularkan ilmu budidaya ini kepada ibu-ibu Muslimat sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan pangan," jelas Gus Khubby Ali Rahmat yang akrab disapa Gus Boby.

Gus Boby juga menegaskan komitmen pesantren dalam mendukung program pemerintah terkait penurunan stunting dan peningkatan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Gerakan Mom Uung Sentuh Ibu Menyusui di Pulau Kangean

"Selain pelatihan, kami juga memberikan bibit anggur dan pupuk gratis bagi peserta yang mengikuti acara ini," tambahnya.

Acara ini semakin meriah dengan kegiatan petik anggur langsung oleh para pengurus PP Muslimat NU di area pesantren. Para peserta pun tampak antusias melihat hasil budidaya anggur yang tumbuh subur di lahan pesantren.

Turut hadir dalam acara ini jajaran pengurus PP Muslimat NU, di antaranya Hj. Asna Nelly Wahid (Sekretaris PP Muslimat NU), Dra. Hj. Hasanah Arifin Junaedi, dan beberapa koordinator bidang. Hadir pula Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Blitar, Nyai Hj. Muhtatinah Yasin Yusuf, beserta seluruh jajarannya.

Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi model sinergi antara organisasi perempuan keagamaan, pesantren, dan masyarakat dalam upaya menekan angka stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui inovasi pertanian.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.