Selasa, 28 Jul 2026 20:54 WIB

Dua Motor di Tulungagung Adu Banteng, Satu Pengendara Tewas

  • Penulis :
  • | Selasa, 28 Okt 2025 08:58 WIB
Foto: Polisi evakuasi jenazah korban kecelakaan di Tulungagung. (Polres Tulungagung/jatimnow.com)
Foto: Polisi evakuasi jenazah korban kecelakaan di Tulungagung. (Polres Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com–Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Recobarong, Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, kemarin sore sekitar pukul 14.00 WIB. Satu pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu lainnya mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP M. Taufik Nabila saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi saat kondisi cuaca sedang hujan yang membuat jalan licin dan jarak pandang pengendara berkurang.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

“Benar, telah terjadi laka lantas antara dua sepeda motor di wilayah Ngunut. Satu pengendara meninggal dunia di tempat dan satu lainnya mengalami luka ringan,” ujarnya, Selasa (28/10/2025).

Korban meninggal dunia diketahui berinisial WM (21), warga Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, yang mengendarai Yamaha Mio AG 5362 RDD. Sedangkan lawannya, K (14), warga Desa Sumberingin Kidul, Kecamatan Ngunut, mengendarai Honda Beat AG 3742 RBF dan mengalami luka ringan pada bagian kaki.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan berawal saat Yamaha Mio yang dikendarai WM melaju dari arah utara ke selatan. Saat berusaha mendahului kendaraan di depannya, motor tersebut mengambil lajur terlalu ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan. Dari arah selatan datang Honda Beat yang dikendarai K, sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

“Diduga penyebab utama kecelakaan karena kurang hati-hatinya pengendara Yamaha Mio saat mendahului di kondisi jalan basah. Akibat benturan, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” tuturnya.

Petugas kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan membantu evakuasi korban. Taufik mengimbau seluruh pengendara agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan dan kondisi jalan licin.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, kurangi kecepatan saat hujan, dan jangan memaksakan diri mendahului jika situasi tidak memungkinkan,” pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.