Sabtu, 06 Jun 2026 15:11 WIB

DKJT dan GMNI Surabaya Serukan Kemandirian Bangsa Lewat Kebudayaan

DPC GMNI Surabaya Raya bersama DKJT menggelar diskusi kebudayaan di Balai Pemuda Surabaya. (Foto: Dok. GMNI for jatimnow.com)
DPC GMNI Surabaya Raya bersama DKJT menggelar diskusi kebudayaan di Balai Pemuda Surabaya. (Foto: Dok. GMNI for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Surabaya Raya bersama Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) menggelar diskusi kebudayaan di Balai Pemuda Surabaya dengan tema “Kebudayaan sebagai Fondasi Kemandirian Bangsa di Era Digital dan Tantangan Globalisasi.”

Kegiatan ini menghadirkan tokoh kebudayaan dan aktivis mahasiswa yang mengulas pentingnya kebudayaan sebagai basis ideologis dan strategis dalam menghadapi derasnya arus globalisasi dan kapitalisme digital.

Baca Juga: Raperda Keolahragaan Jawa Timur dan Ujian Tata Kelola Olahraga yang Berkeadilan

Ketua DKJT Jawa Timur, Chrisman Hadi, menegaskan bahwa tantangan utama generasi muda saat ini adalah kemampuan memanfaatkan peluang industri kreatif di era digital secara maksimal. Ia juga menyinggung kesenjangan antara kelompok urban terdidik dan kaum pekerja sektor riil yang semakin melebar akibat liberalisasi ekonomi global.

“Mahasiswa hidup dalam kemegahan fasilitas digital, sementara kaum pekerja sektor riil menjadi penyangga sistem ekonomi. Ketimpangan ini harus dijembatani dengan kesadaran dan gagasan agar sektor digital dan sektor riil berjalan beriringan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Chrisman menilai liberalisasi ekonomi dunia sejatinya merupakan pertarungan modal antara kekuatan besar Timur dan Barat. Oleh sebab itu, menurutnya, generasi muda harus memiliki pandangan geopolitik yang kritis dan objektif terhadap dinamika global yang kompleks.

“Keunggulan kita ada pada kebudayaan. Tidak ada bangsa yang memiliki keragaman etnik dan budaya seperti Nusantara. Tapi untuk menjadi bangsa maju, kita harus membuka diri terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” tambahnya.

Baca Juga: Dewan Pertahanan Nasional Serap Aspirasi Seniman Surabaya

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Surabaya Raya, Ni Kadek Ayu Wardani, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesadaran kolektif generasi muda dalam memperkuat fondasi kultural dan ideologis bangsa.

“Kebudayaan bukan sekadar warisan, tetapi modal perjuangan untuk berdiri tegak secara mandiri. Generasi muda harus mewarisi semangat Trisakti Bung Karno, berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” tegas Kadek.

Senada dengan itu, Sekretaris DPC GMNI Surabaya Raya, Alief Susilo Yusuf Hadiwijoyo, menekankan pentingnya literasi sebagai benteng rakyat di tengah keterbukaan informasi digital.

Baca Juga: PT PAL Indonesia Incar Pasar Ekspor Afrika hingga Eropa

“Rakyat harus kuat dalam literasi agar tidak terjebak informasi palsu dan ideologi pasar yang menyesatkan. Penguatan karakter bangsa dimulai dari kebudayaan dan pendidikan kritis,” ujarnya.

Diskusi ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara seniman, intelektual muda, dan aktivis mahasiswa untuk membangun kesadaran baru bahwa kebudayaan bukan sekadar ekspresi seni, melainkan strategi kemandirian bangsa dalam menghadapi tantangan global.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.