Minggu, 14 Jun 2026 07:03 WIB

Produksi Okra Petani Jember Tembus Pasar Ekspor Asia

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 17 Okt 2025 19:20 WIB
Petani Jember memetik buah okra. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Petani Jember memetik buah okra. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Produksi tanaman okra dari petani di Kabupaten Jember berhasil menembus pasar ekspor ke sejumlah negara di Asia. Komoditas ini dinilai menjanjikan dan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Salah satu petani, Misbahul Ulum, asal Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Jember, mengungkapkan bahwa kunci sukses budidaya okra terletak pada perawatan di awal masa tanam.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

“Penanganan okra paling penting dari tanam hingga umur 35 hari. Kalau masa itu bisa ditanggulangi dengan baik, baik gluma maupun hama bisa diatasi, sehingga tidak gagal panen,” ujarnya, saat ditemui di lahan pertaniannya, Jumat (17/10/2025).

Misbahul menjelaskan, okra bisa dipanen pertama kali pada usia 48 hari setelah tanam, dan dapat dipetik setiap hari hingga tanaman berumur sekitar lima bulan.

“Hasil panen normal per hari bisa mencapai antara 3,5 hingga 4 kuintal,” ungkapnya.

Harga okra bervariasi tergantung ukuran. Untuk jenis small atau super dengan panjang 6–9 sentimeter, harga mencapai Rp6.500 per kilogram, sedangkan ukuran non-small (9–13 sentimeter) dihargai sekitar Rp3.000 per kilogram.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Dalam produksinya, Misbahul bermitra dengan Mitra Tani 27 Jember, yang bertanggung jawab menyalurkan hasil panen ke luar negeri.

“Ekspornya ke Jepang, Taiwan, Singapura, dan Hong Kong,” jelasnya.

Ia menambahkan, okra memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kaya serat dan nutrisi.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

“Okra bisa membantu menurunkan kadar gula, asam urat, dan menjaga kesehatan jantung. Bahkan bisa dikonsumsi langsung, tapi masyarakat Jember belum banyak yang tahu khasiatnya,” tuturnya.

Menurut Misbahul, kondisi tanah di Jember yang subur sangat mendukung pengembangan tanaman okra. Namun, keberhasilan produksi tetap bergantung pada ketekunan dan cara pengolahan lahan para petani.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.