Sabtu, 25 Jul 2026 03:50 WIB

Cafe Time Line Jember Diserbu Pemburu Visa Australia Antar Kota

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 16 Okt 2025 09:55 WIB
Foto: Pemburu Visa Autralia sedang berjuang di Cafe Time Line Jember (Sugianto/jatimnow.com)
Foto: Pemburu Visa Autralia sedang berjuang di Cafe Time Line Jember (Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com–Kecepatan internet menjadi senjata utama Cafe Time Line di Perumahan Rich Village, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Jember. Kafe ini mendadak diserbu puluhan pemburu Visa Australia dari berbagai daerah, bahkan dari luar Jawa, karena menawarkan koneksi internet super cepat yang stabil.

Cafe Time Line mencatat lonjakan pengunjung hingga 48 orang—nyaris mencapai kapasitas maksimal 50 peserta. Menariknya, mayoritas dari mereka bukan warga lokal Jember, melainkan datang dari berbagai kota hanya untuk mengakses jaringan internet berkualitas demi mengikuti program perebutan 5.000 visa gratis ke Australia.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Kami di Time Line jual menu internet. Jadi bukan free seperti kebanyakan tempat lain. Ada paket 1 jam, 2 jam, tapi dengan jaminan kecepatan tanpa batas (unlimited speed)," ujar Owner Cafe Time Line, Antonius Ambar Widodo, Rabu (15/10/2025).

Dengan kecepatan internet mencapai 1 Gigabyte per detik, kafe ini menjadi lokasi pilihan bagi para pejuang visa yang membutuhkan koneksi cepat dan stabil. Layanan internet Time Line didukung oleh penyedia Jatayu.id, yang disebut mampu menjaga performa maksimal selama aktivitas berlangsung.

"Beberapa dari mereka sebelumnya sudah mencoba mengakses portal visa di tempat lain, tapi gagal karena koneksi tidak mendukung. Makanya sekarang mereka berjuang dari sini," imbuhnya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Kafe yang berdiri sejak 2019 itu kini dikenal dengan konsep uniknya menjual internet sebagai menu utama, bukan sekadar fasilitas tambahan. Menurut Ambar, ide ini lahir dari kebutuhan banyak orang akan tempat nongkrong yang sekaligus mendukung produktivitas digital.

“Gimiknya memang kami jual kopi, tapi yang kami tawarkan sebenarnya adalah internet super cepat. Itu yang jadi pembeda,” tegasnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Awalnya hanya menjual minuman ringan, Cafe Time Line kini menjadi tempat favorit para freelancer, mahasiswa, digital nomad, hingga pemburu visa luar negeri yang butuh koneksi kuat.

"Kalau butuh internet cepat, ya ke Time Line saja," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.