Rabu, 22 Jul 2026 15:31 WIB

ICMI Jatim: Haji 2026 Harus Bersih!

Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab. (Foto/dok pribadi)
Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab. (Foto/dok pribadi)

jatimnow.com - Langkah berani Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan, menggandeng KPK untuk memberantas korupsi haji mendapat apresiasi dari Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab. Menurutnya, ini adalah langkah proaktif untuk mewujudkan haji 2026 yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Ulul Albab menegaskan bahwa potensi kebocoran anggaran haji yang mencapai Rp5 triliun per tahun adalah angka yang mencengangkan.

Baca Juga: Menhaj Siapkan Bandara Dhoho Kediri untuk Kurangi Beban Embarkasi Surabaya

"Bayangkan, uang sebanyak itu bisa digunakan untuk meningkatkan fasilitas haji, memberikan pelatihan yang lebih baik kepada petugas, atau bahkan menurunkan biaya haji bagi jamaah," ujarnya dengan nada prihatin.

Ulul Albab secara khusus memberikan pujian kepada Menteri Haji, Gus Irfan. "Saya angkat topi untuk Gus Irfan! Langkah ini mengirimkan sinyal yang sangat kuat kepada seluruh jajaran birokrasi Kementerian Haji bahwa integritas adalah harga mati," tuturnya.

"Haji 2026 harus menjadi momentum pembuktian bahwa kita bisa menyelenggarakan ibadah haji dengan bersih, transparan, dan akuntabel," lanjutnya.

Baca Juga: Wamenhaj Dahnil Anzar Sambangi Jemaah Tertua Indonesia Asal Kediri

Ulul Albab juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak boleh berhenti di sektor haji. "Kita harus belajar dari kasus-kasus sebelumnya. Sektor-sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, bahkan program-program yang sedang menjadi perhatian publik seperti program makan bergizi gratis, juga harus diawasi dengan ketat dan mengedepankan pendekatan pencegahan," sarannya.

Tahun 2026 akan menjadi ujian penting bagi Kementerian Haji dan KPK. Apakah sinergi ini benar-benar mampu menutup celah korupsi dan mewujudkan haji yang bersih dan terpercaya?

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK

Ulul Albab berharap KPK dapat menjadi mitra reformasi tata kelola di sektor haji, sehingga jamaah dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk.

Ia kembali menegaskan bahwa ibadah haji harus dijaga kesuciannya. "Sinergi antara Kemenhaj dan KPK adalah ikhtiar untuk mewujudkan hal tersebut, dan sudah sepatutnya kita dukung bersama," tandasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.