Sabtu, 06 Jun 2026 17:56 WIB

ICMI Jatim: Haji 2026 Harus Bersih!

Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab. (Foto/dok pribadi)
Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab. (Foto/dok pribadi)

jatimnow.com - Langkah berani Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan, menggandeng KPK untuk memberantas korupsi haji mendapat apresiasi dari Ketua ICMI Jawa Timur, Ulul Albab. Menurutnya, ini adalah langkah proaktif untuk mewujudkan haji 2026 yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.

Ulul Albab menegaskan bahwa potensi kebocoran anggaran haji yang mencapai Rp5 triliun per tahun adalah angka yang mencengangkan.

Baca Juga: Wamenhaj Dahnil Anzar Sambangi Jemaah Tertua Indonesia Asal Kediri

"Bayangkan, uang sebanyak itu bisa digunakan untuk meningkatkan fasilitas haji, memberikan pelatihan yang lebih baik kepada petugas, atau bahkan menurunkan biaya haji bagi jamaah," ujarnya dengan nada prihatin.

Ulul Albab secara khusus memberikan pujian kepada Menteri Haji, Gus Irfan. "Saya angkat topi untuk Gus Irfan! Langkah ini mengirimkan sinyal yang sangat kuat kepada seluruh jajaran birokrasi Kementerian Haji bahwa integritas adalah harga mati," tuturnya.

"Haji 2026 harus menjadi momentum pembuktian bahwa kita bisa menyelenggarakan ibadah haji dengan bersih, transparan, dan akuntabel," lanjutnya.

Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin dan 9 Pejabat Pemkab Tulungagung Diperiksa KPK

Ulul Albab juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak boleh berhenti di sektor haji. "Kita harus belajar dari kasus-kasus sebelumnya. Sektor-sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, bahkan program-program yang sedang menjadi perhatian publik seperti program makan bergizi gratis, juga harus diawasi dengan ketat dan mengedepankan pendekatan pencegahan," sarannya.

Tahun 2026 akan menjadi ujian penting bagi Kementerian Haji dan KPK. Apakah sinergi ini benar-benar mampu menutup celah korupsi dan mewujudkan haji yang bersih dan terpercaya?

Baca Juga: Jemaah Haji di Kediri Tandai Koper dengan Boneka hingga Pita Warna-warni

Ulul Albab berharap KPK dapat menjadi mitra reformasi tata kelola di sektor haji, sehingga jamaah dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk.

Ia kembali menegaskan bahwa ibadah haji harus dijaga kesuciannya. "Sinergi antara Kemenhaj dan KPK adalah ikhtiar untuk mewujudkan hal tersebut, dan sudah sepatutnya kita dukung bersama," tandasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.