Rabu, 22 Jul 2026 10:57 WIB

Menhaj Siapkan Bandara Dhoho Kediri untuk Kurangi Beban Embarkasi Surabaya

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 01 Jul 2026 20:10 WIB
Bandara Dhoho Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Bandara Dhoho Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf memastikan Bandara Internasional Dhoho Kediri layak digunakan untuk operasional penerbangan haji. Kehadiran bandara ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan layanan haji yang selama ini terpusat di Surabaya.

“Tadi pagi saya dan tim sudah berkoordinasi untuk mencoba mengaktifkan Bandara Dhoho di Kediri,” kata Irfan kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: Kloter Terakhir Mendarat, Operasional Haji Debarkasi Surabaya 2026 Resmi Ditutup

Menurutnya, Bandara Dhoho memiliki fasilitas dan kapasitas yang memadai untuk mendukung penerbangan haji, termasuk melayani pesawat berbadan lebar yang digunakan untuk mengangkut jemaah dalam jumlah besar.

“Kedua, untuk mengurangi beban Asrama Haji Surabaya, juga mengurangi beban Bandara Juanda yang sangat-sangat padat,” ujarnya.

Rencana pengaktifan Bandara Dhoho juga didasari tingginya volume keberangkatan jemaah haji melalui Embarkasi Surabaya. Pada musim haji 2026, embarkasi tersebut memberangkatkan sebanyak 116 kelompok terbang (kloter).

Tingginya aktivitas tersebut, lanjut Irfan, membuat seluruh jajaran petugas harus bekerja dengan intensitas yang sangat tinggi selama musim haji berlangsung.

Baca Juga: Nyaris Tuntas, 95 Persen Jemaah Haji Tiba via Debarkasi Surabaya

“Asrama Haji (Sukolilo) ini hampir tidak pernah istirahat, enggak pernah berhenti. Kepala UPT sempat tumbang masuk rumah sakit juga, karena intensitas yang luar biasa,” jelasnya.

Karena itu, sebagian layanan keberangkatan haji ke depan direncanakan akan dialihkan melalui Bandara Dhoho Kediri agar beban operasional dapat lebih merata.

“Insya Allah nanti kita akan kurangi sebagian diarahkan ke Bandara Dhoho di Kediri,” tambahnya.

Baca Juga: Hampir Rampung, 38 Ribu Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air

Sementara itu, operasional haji 2026 secara resmi telah berakhir setelah kepulangan kloter terakhir jemaah haji dari Jawa Timur dan Indonesia. Kloter pamungkas Jawa Timur, yakni Kloter 116, telah tiba di Tanah Air. Secara nasional, kloter terakhir asal Ujung Pandang juga telah tiba di Makassar pada Rabu (1/7/2026).

Menandai berakhirnya seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Menteri Haji dan Umrah menyatakan operasional haji Indonesia resmi ditutup. Meski demikian, persiapan untuk penyelenggaraan haji tahun 2027 disebut telah mulai dilakukan.

“Dengan demikian maka operasional haji di seluruh Indonesia saya nyatakan selesai. Dan kita akan segera dan sudah menyiapkan operasional haji untuk tahun 2027,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.