Sabtu, 06 Jun 2026 17:25 WIB

Kasus Capai 1 Juta, Pemerintah Perkuat Sinergi Percepatan Eliminasi TBC 2030

  • Penulis :
  • | Kamis, 02 Okt 2025 16:15 WIB
Percepatan eliminasi TBC di RS Siti Khodijah Sepanjang. (Foto: Fatkur Rizki/jatimnow.com)
Percepatan eliminasi TBC di RS Siti Khodijah Sepanjang. (Foto: Fatkur Rizki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat eliminasi tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030. Hal ini ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., saat menghadiri acara percepatan eliminasi TBC di RS Siti Khodijah Sepanjang, Taman, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (2/10/2025).

Menurut Pratikno, TBC masih menjadi tantangan serius bagi Indonesia. Dengan jumlah kasus mencapai 1.090.000, Indonesia menempati urutan kedua tertinggi di dunia setelah India. 

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

“Pemerintah sedang sangat serius menangani tuberkulosis. Ini penyakit lama, tapi sempat terinterupsi saat pandemi COVID-19. Karena itu sekarang kita upayakan percepatan penanganan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Untuk memperkuat langkah, pemerintah membentuk Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) dan mengembangkan program Desa Siaga TB hingga ke tingkat desa. 

“Kami hidupkan lagi strategi TOSS – Temukan, Obati Sampai Sembuh. Obat tersedia di puskesmas dan rumah sakit. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, yang penting mau screening dan berkomitmen berobat sampai tuntas,” kata Pratikno.

Ia menekankan, penanganan TBC tidak bisa hanya dilakukan melalui layanan kesehatan, tetapi harus melibatkan dukungan lintas sektor dan komunitas. Selain pengobatan, penderita TBC perlu dukungan lingkungan, asupan gizi yang baik, serta rumah dengan pencahayaan dan ventilasi memadai. 

“TB bukan hanya urusan Kementerian Kesehatan. Semua kementerian dan pemerintah daerah kita libatkan. Ekosistem sekitar pasien juga harus mendukung, agar mereka cepat sembuh dan tidak menularkan,” jelasnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Dalam kesempatan itu, Pratikno juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap penderita TBC. 

“Jangan memberikan stigma negatif. Pasien TBC harus didukung. Setelah sebulan minum obat, mereka tidak lagi menular, meski pengobatannya butuh beberapa bulan. Yang penting ada dukungan, agar tidak merasa terasing,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah percepatan eliminasi TBC akan semakin kuat dengan dukungan organisasi masyarakat, termasuk jaringan rumah sakit Muhammadiyah. 

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

“Kami berterima kasih atas dukungan RS Muhammadiyah. Ini luar biasa membantu pemerintah dalam penanggulangan TBC,” katanya.

Acara di RS Siti Khodijah ini menjadi momentum penguatan sinergi lintas sektor di Jawa Timur. Pemerintah berharap, melalui peningkatan deteksi dini, percepatan screening, dan pengobatan tuntas, jumlah kasus TBC di Indonesia dapat segera ditekan secara signifikan.

Reporter: Fatkur Rizki

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.