Rabu, 22 Jul 2026 12:19 WIB

Solidaritas untuk Gaza, Teman Baik Salurkan Air di Tengah Krisis

Lembaga kemanusiaan Teman Baik memberikan bantuan 10.000 liter air bersih kepada sekitar 1.000 pengungsi di Kamp Al Nasr, Gaza Utara. (Foto: Teman Baik for jatimnow.com)
Lembaga kemanusiaan Teman Baik memberikan bantuan 10.000 liter air bersih kepada sekitar 1.000 pengungsi di Kamp Al Nasr, Gaza Utara. (Foto: Teman Baik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah krisis kemanusiaan yang terus berlanjut akibat konflik berkepanjangan sejak Oktober 2023, lembaga kemanusiaan Teman Baik memberikan bantuan 10.000 liter air bersih kepada sekitar 1.000 pengungsi di Kamp Al Nasr, Gaza Utara, pada awal September 2025.

Kondisi kehidupan di kamp pengungsian semakin memburuk dengan suhu panas ekstrem, lingkungan berdebu, sanitasi yang buruk, dan pasokan air yang terbatas. Air bersih, yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar, kini menjadi barang langka.

Baca Juga: Tak Hanya Santunan, Teman Baik Bekali Anak Yatim dengan Edukasi

"Air bersih bukan hanya kebutuhan sehari-hari, tetapi juga penyelamat hidup," kata Dedi, Manajer Teman Baik.

"Di tengah kondisi pengungsian, air menjadi benteng pertama dari penyakit yang mengintai. Kami berharap distribusi ini dapat sedikit meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Gaza," sambungnya.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Bantuan ini diharapkan tidak hanya menghilangkan dahaga, tetapi juga membantu menjaga kebersihan dan memberikan harapan di tengah keterbatasan. Bagi para pengungsi, setiap tetes air yang diterima adalah pesan bahwa dunia masih peduli dan solidaritas kemanusiaan tetap hidup.

Teman Baik berkomitmen untuk terus memberikan bantuan nyata kepada rakyat Palestina melalui program "Bantuan Air Bersih untuk Palestina". Mereka mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam mengalirkan harapan.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Lobi PBB untuk Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

"Kami berterima kasih kepada semua donatur yang telah mendukung program ini," tambah Dedi. Ia berharap setiap tetes air yang disalurkan menjadi amal jariyah, membawa berkah bagi pemberi maupun penerima.

Dedi menambahkan bahwa di tengah konflik yang belum mereda, setetes air bersih bukan hanya sekadar cairan, tetapi juga simbol kehidupan, harapan, dan bukti nyata bahwa kemanusiaan masih ada.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.