Sabtu, 06 Jun 2026 19:15 WIB

Solidaritas untuk Gaza, Teman Baik Salurkan Air di Tengah Krisis

Lembaga kemanusiaan Teman Baik memberikan bantuan 10.000 liter air bersih kepada sekitar 1.000 pengungsi di Kamp Al Nasr, Gaza Utara. (Foto: Teman Baik for jatimnow.com)
Lembaga kemanusiaan Teman Baik memberikan bantuan 10.000 liter air bersih kepada sekitar 1.000 pengungsi di Kamp Al Nasr, Gaza Utara. (Foto: Teman Baik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah krisis kemanusiaan yang terus berlanjut akibat konflik berkepanjangan sejak Oktober 2023, lembaga kemanusiaan Teman Baik memberikan bantuan 10.000 liter air bersih kepada sekitar 1.000 pengungsi di Kamp Al Nasr, Gaza Utara, pada awal September 2025.

Kondisi kehidupan di kamp pengungsian semakin memburuk dengan suhu panas ekstrem, lingkungan berdebu, sanitasi yang buruk, dan pasokan air yang terbatas. Air bersih, yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar, kini menjadi barang langka.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Lobi PBB untuk Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel

"Air bersih bukan hanya kebutuhan sehari-hari, tetapi juga penyelamat hidup," kata Dedi, Manajer Teman Baik.

"Di tengah kondisi pengungsian, air menjadi benteng pertama dari penyakit yang mengintai. Kami berharap distribusi ini dapat sedikit meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Gaza," sambungnya.

Baca Juga: PFI Kecam Israel Atas Penahanan Wartawan Foto Republika

Bantuan ini diharapkan tidak hanya menghilangkan dahaga, tetapi juga membantu menjaga kebersihan dan memberikan harapan di tengah keterbatasan. Bagi para pengungsi, setiap tetes air yang diterima adalah pesan bahwa dunia masih peduli dan solidaritas kemanusiaan tetap hidup.

Teman Baik berkomitmen untuk terus memberikan bantuan nyata kepada rakyat Palestina melalui program "Bantuan Air Bersih untuk Palestina". Mereka mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam mengalirkan harapan.

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

"Kami berterima kasih kepada semua donatur yang telah mendukung program ini," tambah Dedi. Ia berharap setiap tetes air yang disalurkan menjadi amal jariyah, membawa berkah bagi pemberi maupun penerima.

Dedi menambahkan bahwa di tengah konflik yang belum mereda, setetes air bersih bukan hanya sekadar cairan, tetapi juga simbol kehidupan, harapan, dan bukti nyata bahwa kemanusiaan masih ada.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.