Rabu, 22 Jul 2026 04:21 WIB

Kodikmar Tutup Dikko Marinir 176 di Malang Selatan

Upacara penutupan ditandai dengan pelepasan tanda siswa Dikko, penyematan brevet komando, dan pemakaian pisau komando oleh Komandan Kodikmar. (Foto/Dispen Kormar)
Upacara penutupan ditandai dengan pelepasan tanda siswa Dikko, penyematan brevet komando, dan pemakaian pisau komando oleh Komandan Kodikmar. (Foto/Dispen Kormar)

jatimnow.com – Komandan Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar), Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Made Sukada, secara resmi menutup Pendidikan Komando (Dikko) Marinir Angkatan 176 pada hari Senin (15/09/2025) di Pantai Baruna, Malang Selatan. Upacara ini menandai berakhirnya pelatihan intensif bagi para prajurit muda Korps Marinir.

Pendidikan Komando Marinir Angkatan 176 diikuti oleh siswa dari berbagai tingkatan, termasuk siswa Dikmaba dan Dikmata 44 Gelombang 2. Selama 68 hari, mereka ditempa dalam berbagai kondisi ekstrem melalui serangkaian latihan praktik (Lattek Dikko) yang meliputi Tahap Dasar Komando, Kelautan, Hutan dan Gunung, Operasi Khusus Gerilya, Lawan Gerilya, dan Lintas Medan

Upacara penutupan ditandai dengan pelepasan tanda siswa Dikko, penyematan brevet komando, dan pemakaian pisau komando oleh Komandan Kodikmar. Penghargaan siswa terbaik Dikko diberikan kepada Serda Marinir Willi Pattiselanno dari Dikmaba dan Prada Marinir Novtri Damus Sihotang dari Dikmata.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI (Mar) I Made Sukada menekankan pentingnya kemampuan bertempur yang telah diperoleh para siswa. "Kemampuan bertempur yang saudara miliki, baik di darat, di hutan maupun di laut pada berbagai medan dan cuaca yang telah didapatkan harus dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Baca Juga: Marinir Latih Sarjana Jadi Agen Perubahan Ekonomi Rakyat

"Janganlah terlalu cepat puas dengan apa yang telah diraih, karena masih banyak ilmu-ilmu pengembangan di satuan nantinya, untuk menambah kemampuan sebagai prajurit Korps Marinir," tambahnya.

Komandan Kodikmar juga berpesan agar para lulusan Dikko Marinir Angkatan 176 dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh dengan sebaik-baiknya di mana pun mereka bertugas.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Aplikasikan ilmu yang saudara dapat sebaik-baiknya, dimanapun saudara berada dan bertugas nantinya. Menjadi Marinir adalah pilihan hidup dan menjadi Marinir adalah pilihan kata hati. Tetaplah berlatih agar naluri tempur saudara tetap terpelihara sehingga menjadi kebanggaan TNI Angkatan Laut, Bangsa dan Negara," tegasnya.

Editor : Ni'am Kurniawan
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.